TNI Percepat Pemulihan Pascabencana, Dua Jembatan Bailey Selesai Dibangun

Jakarta, IDM – Pemulihan konektivitas wilayah pascabencana di Aceh terus dikebut.
TNI melalui Kodam Iskandar Muda berhasil merampungkan dua jembatan darurat Bailey yang menjadi urat nadi transportasi masyarakat di wilayah terdampak banjir bandang dan longsor.
Jembatan Bener Kelipah di Kabupaten Bener Meriah kini telah berdiri kokoh dan kembali menghubungkan jalur Aceh Utara–Takengon.
Baca Juga: Yonif 115 Macan Leuser Bersihkan Lumpur Banjir di Kantor Majelis Pendidikan Daerah
Bendera Merah Putih yang berkibar di kedua sisi jembatan menjadi simbol bangkitnya kembali akses transportasi warga.
Di Kabupaten Aceh Tengah, Jembatan Krueng Pelang juga telah selesai dipasang sepenuhnya. Jembatan ini berperan vital dalam menghubungkan Kecamatan Silih Nara dan Rusip Antara yang sebelumnya sempat lumpuh total.
“Dengan selesainya jembatan ini, arus distribusi logistik dan mobilitas warga dapat kembali berjalan normal,” kata perwakilan TNI yang terlibat dalam pembangunan jembatan tersebut.
Baca Juga: Danpusdik Kodiklatau Pimpin Sertijab Komandan Wingdik 500/Umum
Kecepatan pengerjaan Jembatan Krueng Pelang menjadi sorotan. Dalam waktu kurang dari sepekan, progres pembangunan melonjak dari 65 persen hingga rampung 100 persen pada Kamis (15/1).
Tak berhenti di situ, TNI juga telah menyiapkan pembangunan jembatan Bailey lainnya di Matang Serdang, Aceh Utara, sebagai bagian dari komitmen mendukung percepatan pemulihan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. (Ykb)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































