Satgas Gulbencal TNI Rampungkan Jembatan Bailey di Aceh, Hubungkan Aceh Utara-Bener Meriah-Takengon

Jakarta, IDM – TNI lewat Satuan Tugas Penanggulangan Bencana Alam (Satgas Gulbencal) merampungkan pembangunan jembatan Bailey di Desa Bener Pepanyi, Kabupaten Bener Meriah, Aceh.
Jembatan tersebut menghubungkan wilayah Aceh Utara-Bener Meriah-Takengon dan sudah bisa digunakan masyarakat sejak Minggu (1/2).
Baca Juga: Diakui PBB! KRI SIM-367 jadi Kapal ‘Istimewa’ yang Dipertahankan di Lebanon
Komandan Kodim 0119/Bener Meriah Letkol (Inf) Ahmad Fauzi menyampaikan bahwa pembangunan jembatan Bailey merupakan langkah cepat dan strategis sebagai solusi darurat guna memulihkan konektivitas antarwilayah yang terdampak kerusakan infrastruktur setelah banjir dan longsor wilayah Sumatra.
“Keberadaan jembatan ini sangat vital karena menjadi jalur utama mobilitas warga, distribusi logistik, serta mendukung roda perekonomian masyarakat di wilayah Bener Pepanyi dan sekitarnya,” kata Ahmad Fauzi, dikutip dari siaran pers Pusat Penerangan TNI, Selasa (3/2).
Jembatan Bailey Bener Pepanyi yang dibangun bertipe 1-1 SSR dengan panjang 30 meter atau 10 petak SSR.
Baca Juga: Komandan KRI Sultan Iskandar Muda Ungkap Pelanggaran Wilayah oleh Israel di Lebanon
Pembangunan jembatan ini melibatkan personel gabungan dari Satuan Batalion Zeni Tempur (Yonzipur) 9/Lang Lang Bhuwana dan Detasemen Zeni Tempur (Denzipur)3/Agni Tirta Dharma.
“Dengan selesainya pembangunan jembatan Bailey, mobilitas warga kini kembali berjalan normal. Jalur penghubung antardaerah yang sebelumnya terhambat, kini dapat dilalui kembali, sehingga arus transportasi orang dan barang menjadi lebih lancar,” tulis Puspen TNI. (nma)
Hankam

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut
Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































