TNI Selesaikan Pembangunan Jembatan Bailey di Aceh Utara

Jakarta, IDM – Prajurit TNI dari Batalion Zeni Tempur (Yonzipur) 4/Tanpa Kawandya bersama personel Komando Distrik Militer (Kodim) 0103/Aceh Utara berhasil menyelesaikan pembangunan jembatan Bailey di Alue Leuhob, Cot Girek, Aceh Utara.
Jembatan dibangun untuk memulihkan akses transportasi masyarakat yang sebelumnya terdampak bencana alam banjir bandang dan tanah longsor.
Baca Juga: TNI AD Mulai Tindak Prajurit yang Langgar Aturan
“Keberadaan jembatan Bailey tersebut tidak hanya mempermudah akses warga Desa Alue Leuhob, tetapi juga menjadi jalur penghubung penting menuju wilayah sekitar, termasuk Desa Buket Agu Kecamatan Lhoksukon,” tulis siaran pers Pusat Penerangan TNI, dikutip Selasa (17/2).
TNI berharap jembatan dapat meningkatkan aktivitas perdagangan, mempercepat distribusi hasil pertanian, dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat secara lebih luas.
Baca Juga: Kerjunas Tenis Kasau Cup 2026 Ditutup, KSAU Harap Turnamen Terus Berkembang dan Kompetitif
Jembatan Bailey yang telah selesai dibangun memiliki tipe 2-1 dengan panjang mencapai 30 meter atau terdiri dari 10 petak. Material jembatan merupakan dukungan Kementerian Pertahanan RI berupa konstruksi modular luar negeri tahun 2026.
Kehadiran jembatan ini menjadi infrastruktur penting karena menghubungkan ruas jalan utama yang mengakses tiga kecamatan sekaligus, yakni Kecamatan Baktiya, Langkahan, dan Cot Girek. (nma)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































