Setahun, Ini Capaian TNI AD dalam Pembangunan Infrastruktur

Jakarta, IDM – Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak membeberkan hasil pembangunan infrastruktur yang dilakukan TNI AD dalam setanun. Hal ini dikatakannya saat meninjau Jembatan Gantung Garuda yang dibangun TNI AD bersama masyarakat di Desa Pusar, Kecamatan Baturaja Barat, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatra Selatan beberapa waktu lalu.
Dilansir dari keterangan Dispenad, Minggu (30/8), Maruli menyebut capaian pembangunan infrastruktur TNI AD dalam satu tahun terakhir yaitu telah membangun sekitar 5.000 jembatan gantung dan 5.000 sumur bor di berbagai wilayah.
Baca Juga: Ikuti Pendidikan Semaba PK A-58, 885 Siswa Menapaki Jalan jadi Bintara TNI AU
"Selain jembatan gantung, kita juga mengerjakan jembatan beton, jembatan Bailey, dan jembatan Armco,” ungkap Maruli.
Terkait pembangunan Jembatan Gantung Garuda menurut Maruli merupakan salah satu bentuk nyata kehadiran TNI AD dalam membantu masyarakat sekaligus bagian dari inisiatif Presiden RI dan Panglima TNI. Jembatan tersebut diharapkan membuka akses warga dan memperlancar aktivitas sehari-hari, termasuk di bidang pendidikan, kesehatan, dan perekonomian.
Baca Juga: KSAD Maruli Diangkat jadi Ketua Pembina Asosiasi Satuan Perlindungan Masyarakat
Ia mengapresiasi hasil pembangunan jembatan yang dinilainya rapi dan kuat. Ia juga menilai keterlibatan masyarakat dalam proses pembangunan menunjukkan kuatnya semangat gotong royong sekaligus tingginya kebutuhan warga terhadap akses tersebut.
“Kami sudah melihat langsung hasil karya TNI AD bersama rakyat dalam membangun Jembatan Gantung Garuda. Jembatan ini adalah bukti nyata bahwa TNI hadir dalam membantu mengatasi kesulitan rakyat di sekitarnya. Antusiasme masyarakat menunjukkan bahwa fasilitas ini memang sangat dibutuhkan dan memberikan manfaat langsung. Jembatan ini merupakan akses vital yang telah lama dinantikan warga Desa Pusar dan sekitarnya,” kata Maruli.
Hankam

TNI AD Siagakan Pasukan di Jakarta untuk Tangkal Ancaman yang Ganggu Stabilitas Negara
TNI Angkatan Darat memastikan pengerahan pasukan di Jakarta adalah bagian dari kesiapsiagaan menghadapi ancaman yang ganggu stabilitas negara. Hal ini diungkapkan Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Donny Pramono kepada wartawan di Jakarta, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































