Latihan Militer Hingga Pengembangan Inhan Bersama Diyakini Mampu Jaga Stabilitas ASEAN

Jakarta, IDM - Delegasi anggota ASEAN menilai latihan militer dan pengembangan industri pertahanan antar negara menjadi penting dalam penanganan serta menjaga stabilitas kawasan. Hal tersebut menjadi salah satu pembahasan dalam Workshop Track II Network of ASEAN Defence and Security (NADI) yang digelar secara virtual, Kamis (22/6).
Untuk menggapai tujuan tersebut, Kepala Pusat Pengkajian Strategi Penelitian dan Pengembangan (Kapusjianstralitbang) TNI Mayjen Dondokambey pun mengatakan TNI sebagai garda terdepan penjaga kedaulatan negara mesti terus mempertajam kemampuan.
Baca Juga: Dankodiklatal Tinjau Kesiapan Operasi Amfibi Latihan Armada Jaya 2023
Ia mengatakan, kemampuan setiap personel harus mampu menjawab tantangan dunia, khususnya ASEAN dalam menghadapi permasalah global yang kian kompleks seiring dinamika geopolitik dunia.
"TNI harus benar-benar menjadi poatriot NKRI dan mampu menjalankan apa yang menjadi tugas utamanya menjaga keutuhan NKRI dengan terus menerus meningkatkan kemampuan dan membangun kekuatan yang profesional, modern dan tangguh," kata Dondokambey, dikutip dari keterangan Puspen TNI, Jumat (23/6).
Baca Juga: Jelang Manuver Lapangan Armada Jaya 2023, Marinir Cek Kesiapan Ranpur Kapa K61
Lebih lanjut, dalam forum yang menyoroti sejumlah isu pertahanan terkini, delegasi negara-negara ASEAN juga membahas kemampuan militer dan merekomendasikan perlunya peningkatan kemampuan pertahanan kawasan sebagai salah satu langkah yang menunjukkan sentralitas ASEAN. (un)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































