HANKAM

Lanud Roesmin Nurjadin Bersiap Jadi Homebase Rafale

Danlanud Roesmin Nurjadin Marsma Feri Yunaldi
Danlanud Roesmin Nurjadin Marsma Feri Yunaldi. (IDM/Nurhidayat Nasution)

Riau, IDM - Komandan Lanud Roesmin Nurjadin Marsma Feri Yunaldi mengungkapkan jika dua skadron yang berada di wilayahnya sedang dalam persiapan jelang kedatangan pesawat tempur Rafale.

Sesuai dengan perencanaan dari Kementerian Pertahanan, terang Feri, tahun ini akan dimulai pembangunan fasilitas sarana dan prasarana dalam rangka menunggu datangnya pesawat produksi Dassault Aviation tersebut.

“Mulai dari pembangunan hangar, gudang amunisi. pararel taxyway dan beberapa dukungan untuk kegiatan pemeliharaan maupun operasional pesawat Rafale. Kemudian terkait kesiapan terbang dari para pilot jet tempur ini akan diambil sepenuhnya dari penerbang Skadron Udara 12, Skadron 16,” terang Feri di sela-sela kegiatan Press Tour Media Dirgantara 2024 di Lanud Roesmin Nurjadin, Pekanbaru, Riau, Senin (5/2).

Baca Juga: 183 Perwira Menengah Ikuti Pendidikan Reguler Seskoal 2024

Di lanud Roesmin sendiri terdapat 2 skadron, yaitu Skadron Udara 12 yang mengoperasionalkan pesawat Hawk 100/200 dan Skadron Udara 16 yang menjadi markas jet tempur F-16 block C/D. Nantinya, Skadron Udara 12 akan menjadi skadron yang pertama kali mengoperasikan pesawat tempur Rafale.

“Jadi terpenuhi dulu Skadron Udara 12 dengan Rafale sejumlah kurang lebih 14 pesawat, kemudian datang tahap berikutnya lagi mengisi di Skadron Udara 16,” kata Feri.

Jika semua pesawat Rafale telah sepenuhnya datang, pesawat-pesawat tempur yang berada di Skadron Udara 12 dan 16 akan bergeser ke lanud lainnya.

Baca Juga: Melintasi Teluk Aden, KRI dr. Radjiman Wedyodiningrat-992 Dijadwalkan Tiba di Mesir pada 14 Februari

“Pesawat F-16 yang ada di sini kita kembalikan ke Madiun (Lanud Iswahjudi). Untuk Hawk 100/200 akan digeser ke Lanud Supadio,” ujar Feri.

Diketahui, pada tanggal 8 Januari 2024 Indonesia resmi mengaktifkan kontrak batch tahap ketiga pengadaan pesawat tempur Rafale sejumlah 18 unit. Dengan demikian, Indonesia melalui Kementerian Pertahanan (Kemhan) telah menyelesaikan seluruh fase kontrak pengadaan Rafale.

Kemhan memesan 42 unit Rafale yang diperkirakan untuk pesanan pertamanya akan tiba di Indonesia pada 2026. (nhn)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.