183 Perwira Menengah Ikuti Pendidikan Reguler Seskoal 2024

Jakarta, IDM - Sekolah Staf dan Komando TNI AL (Seskoal) membuka pendidikan reguler (dikreg) angkatan ke-62 di Jakarta, Senin (5/2).
Pendidikan reguler Seskoal angkatan ke-62 ini diikuti sebanyak 183 perwira menengah, terdiri dari 51 Korps Pelaut, 27 Korps Teknik, 12 Korps Elektronika, 22 Korps Suplai, 29 Korps Marinir, 5 Korps Kesehatan, 9 Korps Khusus, 4 Korps Polisi Militer, dan 2 Korps Hukum (H).
Baca Juga: Kontak Senjata, Satgas Satgas Yonif 300/Bjw Gagalkan Pembakaran Puskesmas Omukia
Sedangkan perwira siswa tamu yang ikut pendidikan tahun ini berjumlah 22 orang terdiri dari 4 TNI AD, 4 TNI AU, 9 perwira Polri serta 5 perwira siswa negara sahabat dari Australia, India, Korea Selatan, Malaysia, dan Singapura.

Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Muhammad Ali menyampaikan Seskoal sebagai lembaga pendidikan tertinggi TNI AL untuk dapat memberikan bekal ilmu pengetahuan, membentuk kepribadian dan karakter sebagai prajurit profesional serta mengembangkan kemampuan kepemimpinan maritim bagi para perwira.
Baca Juga: KSAD Buka Peluang Gunakan AI untuk Penugasan TNI AD
"Penguasaan tataran teknis dan taktis yang dimiliki pada perjalanan karir sebelumnya, akan dikembangkan dengan peningkatan kemampuan pada tingkatan yang lebih tinggi, yaitu level operasional dan strategis," ujar Ali, dikutip dari keterangan Dispenal.
"Untuk itu diperlukan perubahan mindset para perwira siswa, sehingga mampu berpikir global, holistik, integratif dan memiliki visi yang jauh ke depan," tambahnya. (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































