Lanal Dumai Gagalkan Penyelundupan 31 Calon PMI ke Malaysia

Jakarta, IDM - Pangkalan TNI AL (Lanal) Dumai berhasi mengagalkan pengiriman 31 orang calon pekerja migran ilegal (PMI) di pesisir pantai Sepahat, Riau, Sabtu (19/8).
Komandan Pangkalan TNI AL (Danlanal) Dumai Kolonel Laut (P) Karyadi Bangun, menjelaskan awalnya tim gabungan F1QR Lanal Dumai memperoleh informasi keberadaan calon PMI berada di pesisir pantai Sepahat.
Berdasarkan informasi tersebut, tim gabungan bergerak menuju titik lokasi yang diduga sebagai penampungan para calon PMI sebelum diberangkatkan.
Baca Juga: Kronologi Pengungkapan Penjualan Senpi Ilegal yang Catut Nama Instansi Puspomad
Pada pukul 16.35 WIB, dari hasil pemantauan dan pengintaian ke dalam hutan bakau hingga bibir pantai, ditemukan para calon PMI yang berkumpul di kamp penampungan. Mereka menunggu diberangkatkan ke Malaysia menggunakan speed boat.

"Sejumlah 31 calon PMI yang berhasil diamankan terdiri dari 15 laki-laki, 15 perempuan dan 1 orang anak," ungkap Karyadi, dikutip dari keterangan Dispenal, Selasa (22/8).
Pada saat dimintai keterangan, mereka mengaku berangkat dari daerah masing-masing dengan tujuan terminal Kota Dumai, Riau. Selanjutnya, akan dijemput oleh agen menuju lokasi pemberangkatan, yaitu pesisir pantai Sepahat.
Baca Juga: Kronologi Prajurit Marinir Pratu Agung Gugur Ditembak KKB di Papua
Pada saat penangkapan, mereka sudah berada di hutan bakau pesisir pantai Sepahat selama satu hari untuk menunggu keberangkatan ke Malaysia. Namun, tersebut harus terhenti karena harus menghadapi proses hukum.
Kemudian, para calon PMI melaksanakan pemeriksaan kesehatan, pendataan dan selanjutnya diserahkan kepada Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Riau untuk proses lebih lanjut. (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































