KSAU Tegaskan AAU Merupakan Investasi Strategis Untuk Angkatan Udara

Jakarta, IDM - Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Fadjar Prasetyo memimpin srah terima jabatan Gubernur Akademi Angkatan Udara (AAU) dari Marsda TNI Nanang Santoso kepada Marsda TNI Eko Dono Indarto di Yogyakarta, Kamis (3/2).
Fadjar menegaskan jika AAU merupakan investasi yang strategis bagi TNI Angkatan Udara. Hal ini tercermin dari kontribusi signifikan yang telah ditunjukkan para perwira lulusan AAU dalam penugasan, baik di internal TNI AU/TNI maupun secara luas dalam berbagai bentuk darma bakti kepada bangsa dan negara.

"Prinsip inilah yang harus selalu terpatri pada setiap civitas akademika AAU," tegas Fadjar.
Fadjar menambahkan, pendidikan AAU merupakan gerbang awal penanaman karakter kepemimpinan dan kemampuan esensial generasi masa depan TNI AU. Oleh karena itu dirinya meminta agar lembaga pendidikan AAU harus terus dikembangkan dan dapat beradaptasi dengan situasi saat ini.

Fadjar juga mengapresiasi capaian tugas Marsda TNI Nanang Santoso yang membawa AAU meraih akreditasi unggul dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT). Selain itu juga penganugerahan Zona Integritas Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dari Kemenpan RB.

Kepada Marsda TNI Eko Dono Indarto, orang nomor satu di Angkatan Udara ini berharap dapat beradaptasi dengan cepat dan membangun, mengembangkan potensi serta sumber daya yang ada, guna mewujudkan TNI AU sebagai angkatan udara yang disegani. (nhn)
Hankam

KSAU Mengudara dengan F-16 dalam Patroli Terkoordinasi TNI AU-RSAF di Selat Singapura
KSAU Marsekal TNI M. Tonny Harjono mengudara dengan F-16 dalam patroli terkoordinasi Indopura Sakti-26 bersama RSAF di Selat Singapura sekaligus menggelar Meet-in-the-Air bersama pimpinan RSAF.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































