HANKAM

KSAU Hadiri Rapat Koordinasi Rencana Relokasi Lanud Soewondo

KSAU
KSAU Marsekal TNI Fadjar Prasetyo. (Foto: Dok. Dispenau)

Jakarta, IDM - Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Fadjar Prasetyo menghadiri rapat koordinasi pembahasan rencana relokasi Lanud Soewondo Medan, yang digelar di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves) RI, Jakarta, Senin (27/3).

Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan memipin langsung jalannya rapat koordinasi ini. Luhut menginstruksikan kepada semua stakeholder terkait untuk menindaklanjuti rencana relokasi Lanud Soewondo.

Baca Juga: Posal Kaimana Naik Status Jadi Lanal Tipe D

Wali kota Medan, lanjutnya, diharapkan dapat menyajikan data secara akurat, yang meliputi data luas lahan maupun data kepemilikan lahan yang akan dijadikan lokasi baru untuk Lanud Soewondo.

“Kemenkeu, Kemhan dan TNI AU serta Pemda Kota Medan segera membuat rencana teknis pembebasan dan rencana pembangunan landasan pesawat yang baik dan canggih, dan diharapkan tindak lanjut dari semua sektor segera bergerak,” ungkap Luhut dikutip dari keterangan Dispenau, Selasa (28/3).

KSAU
KSAU Marsekal TNI Fadjar Prasetyo saat menghadiri rapat koordinasi perencanaan relokasi Lanud Soewondo di kantor Kemenko Marves. (Foto: Dok. Dispenau)

KSAU menyambut baik rencana relokasi Lanud Seowondo ini. Dikutip dari laman Kementerian Pertahanan, rencana ini merupakan bagian dari rencana strategis untuk gelar kekuatan TNI AU.

Relokasi penting untuk dilakukan lantaran area di sekitar Lanud sudah tidak lagi ideal bagi operasi penerbangan TNI AU. Area tersebut kini telah menjadi wilayah pemukiman penduduk sehingga tidak sesuai dengan Kawasan Keselamatan Operasi Penerbangan (KKOP).

Baca Juga: Prajurit Kostrad Evakuasi 52 Warga Distrik Kroptak yang Mengungsi Akibat Teror KKB

Dengan kondisi tersebut, maka operasional penerbangan di Lanud Soewondo berpotensi membahayakan lingkungan sekitar. TNI AU mengusulkan pemindahan Lanud ini ke daerah Kecamatan Hamparan Perak, Deli Serdang Sumatera Utara usai melalukan survei dan berkoordinasi dengan sejumlah pihak.

Pembangunan Lanud yang berbasis di Sumut direncanakan untuk menjadi Pangkalan Udara (Lanud) Tipe "A” sehingga kebutuhan luas lahan mencapai kurang lebih seluas 1.200 Ha. (yas)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.