KRI Frans Kaisiepo-368 Kembali Dipercaya Gelar Pertemuan Strategis UN MSC

Jakarta, IDM - Maritime Task Force (MTF) Commamder RADM Michael Busse, mempercayakan KRI Frans Kaisiepo-368 menggelar pertemuan strategis antara United Nations Military Staff Committee (UN MSC) dan MTF UNIFIL di Pelabuhan Beirut, Lebanon, Selasa (21/3) lalu.
"Setelah sempat absen selama lima tahun, UN MSC ialah representatif dari para Menteri Pertahanan negara-negara anggota Dewan Keamanan PBB," kata keterangan resmi Dispenal, Jumat (24/3).
"UN MSC kembali menggelar pertemuan strategis dengan MTF UNIFIL. Peran UN MSC penting dalam memberikan rekomendasi kepada Dewan Keamanan PBB berkaitan dengan tugas menjaga perdamaian dan keamanan dunia," sambung keterangan tersebut.
Baca Juga: Tradisi Palang Pintu dan Payung Pora Sambut Kedatangan Pangdam Jaya Baru
Rombongan UN MSC yang dipimpin oleh Brigadier General Vincent de Kyspotter beserta delapan aggota delegasi dari berbagai negara diterima langsung oleh Michael yang didampingi Chief of Staff MTF Kolonel Laut (P) Ludfy serta Dansatgas MTF TNI Konga XXVIII-N/UNIFIL Letkol Laut (P) John David Nalasakti Sondakh.

Pertemuan antara delegasi UN MSC dengan MTF dan UNIFIL berlangsung penuh persahabatan, antusias, dan sangat produktif.
"Beberapa agenda yang dibahas mengenai force structure, solusi teknologi untuk efektivitas misi, perluasan kerja sama dengan Lebanese Armed Forces (LAF), berbagai capaian MTF, dan transisi tanggung jawab ke LAF Navy," jelasnya.
Baca Juga: Kronologi Baku Tembak KKB dengan TNI-Polri yang Tewaskan 3 Orang KKB
Mengakhiri kunjungan, Vincent menyampaikan kesan mendalam atas keandalan kapal dan performa impresif prajurit. Ia juga berterima kasih atas keramahan, pertemuan yang sangat produktif serta acara yang dikemas dengan apik.
Michael juga menyampaikan apresiasi yang tinggi atas keberhasilan KRI FKO-368 dalam menyelenggarakan kegiatan penting tersebut.
"Kepercayaan kepada KRI FKO-368 tentu karena hasil kerja keras seluruh personel yang dilandasi pengabdian tulus dan ikhlas sebagai jalan menuju kejayaan angkatan laut," ujarnya. (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































