HANKAM

KRI Frans Kaisiepo-368, Kapal Perang Turki dan Bangladesh Bermanuver di Laut Mediterania

KRI Frans Kaisiepo-368 bersama BNS Sangram F-113 dan TCG Turgutreis F-241 di Laut Mediterania.
KRI Frans Kaisiepo-368 bersama BNS Sangram F-113 dan TCG Turgutreis F-241 di Laut Mediterania. (Foto: Dok. Dispenal)

Jakarta, IDM - KRI Frans Kaisiepo-368 beserta BNS Sangram F-113 Bangladesh dan TCG Turgutreis F-241 Turki di bawah komando MTF Commander Rear Admiral Dirk Gartner, melaksanakan latihan manuver dengan beragam formasi di Laut Mediterania, Jumat (14/7) lalu.

Latihan manuver ini sebagai ajang unjuk daya gerak dan fire power. Ketiga kapal perang saling unjuk performa terbaiknya dalam advanced maneuvering exercise, asymmetric warfare exercise, replenishment at sea, flag hoist exercise, photo exercise, dan farewell sail past.

Baca Juga: Torehan Prestasi, Atlet Ju Jitsu Kopasgat Bawa Pulang Piala Menpora RI Open Tournament

Selain itu, latihan juga untuk menguji keandalan kapal-kapal dalam bermanuver menempati posisi beberapa formasi berbeda, kesigapan menghadapi ancaman asimetris, kemampuan pembekalan di laut untuk memperpanjang durasi operasi serta profesionalisme komunikasi dalam kirim terima berita melalui isyarat bendera.

KRI Frans Kaisiepo-368
(Foto: Dok. Dispenal)

"Latihan ini merupakan bagian dari latihan internal unsur-unsur MTF-UNIFIL yang digelar rutin untuk memperkuat interoperabilitas dan mempertinggi kesiapsiagaan operasional demi keberhasilan misi berdasarkan mandat PBB," Komandan KRI Frans Kaisiepo-368 Letkol Laut (P) John David Nalasakti Sondakh, dikutip dari keterangan Dispenal, Senin (17/7).

Baca Juga: Pangdam Cenderawasih Resmikan Empat Kodim Baru di Papua

KRI Frans Kaisiepo-368 juga dipercaya menerbangkan helikopter Panther HS 1306 dengan penugasan sebagai simulasi intruder, melaksanakan Intelligence, Surveillance, and Reconnaissance (ISR) serta mengambil foto udara.

Momen haru dan bangga mewarnai kegiatan tersebut, saat acara farewell sail past di akhir latihan menandai end mission dari unsur Angkatan Laut Turki TCG Turgutreis F-241 yang akan digantikan oleh TCG Burgazada F-513. (at)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.