KRI Clurit (641), Kapal Cepat Rudal Pengusung Rudal C-705

Jakarta, IDM - KRI Clurit (641) adalah Kapal Perang Republik Indonesia bertipe Kapal Cepat Rudal yang pembuatannya dilakukan PT Palindo di Batam, Prov Kepri.
Dikutip dari berbagai sumber, KRI Clurit (641) merupakan kapal pemukul reaksi cepat yang dalam penerapan tugasnya mengutamakan unsur pendadakan, mengemban misi menyerang secara cepat, menghancurkan target sekali pukul dan menghindar dari serangan lawan dalam waktu singkat.
Nama KRI Clurit diambil dari sebuah senjata tajam dari Indonesia, yaitu celurit. KRI Clurit (641) ini terbuat dari baja khusus High Tensile Steel pada anggota hulu dan lambung kapal yang juga produk dalam negeri yang diperoleh dari PT Krakatau Steel, Cilegon, sedangkan bagi bangunan atas kapal memakai Aluminium Alloy.
KRI Clurit (641) memiliki dimensi panjang 44 m dan lebar 7.4 m mampu melaju pada kecepatan 30 knots serta diperlengkapi dengan sistem sensor weapon and command (sewaco) dan 2 peluncur Rudal C-705. Rudal C-705 merupakan satu di antara banyak senjata strategis yang dimiliki TNI AL yang dipasang di berbagai kapal jenis KCR.
Kapal produksi putera-puteri terbaik bangsa ini telah beberapa kali menenggelamkan kapal sasaran akibat hantaman peluru kendali (Rudal) C-705 yang ditembakannya.
Beberapa penugasan operasi yang telah diemban, pada tahun 2014 lalu, KRI Clurit (641) 1 dibawah Komando Armada RI kawasan Barat (Koarmabar) menangkap kapal tanpa nama yang berusaha mencuri harta karun di perairan Natuna, Provinsi Kepulauan Riau. KRI Clurit (641) berhasil melakukan pengejaran terhadap kapal pemburu harta karun tersebut dan melakukan pemeriksaan. (gin)
Hankam

TNI Perkuat Doktrin Pertahanan, Fokus Perang Siber hingga Ancaman Hibrida
TNI memperkuat pemahaman Doktrin Perisai Trisula Nusantara guna menyamakan persepsi prajurit dalam menghadapi ancaman peperangan modern seperti perang siber, informasi, dan hibrida.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































