Kembali Kerahkan Pesawat Cassa 212, TNI AU Gelar TMC Tahap Kelima

Jakarta, IDM - TNI Angkatan Udara (TNI AU) kembali mengerahkan pesawat Cassa-212 untuk melakukan misi TMC (Teknologi Modifikasi Cuaca) tahap kelima dalam mencegah kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Provinsi Riau.
Pesawat dengan tail number A-2107 tersebut diterbangkan dari Skadron Udara 4 Lanud Abdulrachman Saleh Malang oleh Mayor Pnb Deharday menuju Lanud Roesmin Nurjadin Pekanbaru.
Baca Juga: Berteknologi AI, Ini Museum Pusat TNI AL di Surabaya
“Direncanakan misi TMC tahap kelima akan berlangsung selama 12 hari ke depan, dari tanggal 12 hingga 23 September mendatang. Selama pelaksanaan misi TMC, pesawat akan stand by di Lanud Roesmin Nurjadin sebagai posko Satgas Bagian Udara operasi pencegahan dan penanganan Karhutla Provinsi Riau,” tulis Penerangan Lanud Roesmin Nurjadin dikutip dari instagram @lanud_roesmin_nurjadin, Rabu (13/9).

Meskipun kota Pekanbaru telah diguyur hujan beberapa hari belakangan ini, Satgas Bagian Udara akan tetap menggelar operasi TMC dengan harapan memperpanjang musim hujan untuk pembahasan lahan gambut di Provinsi Riau.
Baca Juga: TNI AD Gelar Seminar Rumusan Strategi Tangani Permasalahan Papua
“Kita sudah siapkan untuk dukungan operasi TMC ini baik dari dukungan operasi penerbangan maupun dukungan lainnya,” ungkap Komandan Lanud Roesmin Nurjadin Pekanbaru Marsma TNI Mohammad Nurdin.
Dalam prakteknya, pelaksanaan TMC ini TNI AU menjalin kerja sama dengan sejumlah pihak, seperti Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB); Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG); serta Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). (yas)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































