HANKAM

Kapendam Cendrawasih: Kehadiran TNI di Agandugume, Papua Bukan untuk Operasi Militer

Satgas Pembangunan Gudang Logistik BNPB Yonif 751/ VJS
Satgas Pembangunan Gudang Logistik BNPB Yonif 751/ VJS melaksanakan interaksi dengan Masyarakat Distrik Agandugume dan Distrik Sinak yang bertempat di Distrik Sinak dalam rangka musyawarah pembangunan Gudang Logistik BNPB, Minggu (18/2/2024). (Foto: Yonif 751/ VJS)

Jakarta, IDM - Kapendam XVII/Cenderawasih Letkol Inf Candra Kurniawan mengatakan kehadiran prajurit TNI di Agandugume, Kabupaten Puncak, Papua bukan untuk operasi militer namun TNI bekerjasama dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) membangun gudang logistik untuk mengatasi bencana kelaparan karena cuaca ekstrem.

"Proses pembangunan gudang logistik di Agandugume Puncak sedang berjalan. Jadi Kehadiran TNI di Agandugume bukan untuk operasi militer, tetapi sebagai bentuk misi kemanusiaan membangun gudang logistik bekerjasama dengan BNPB," kata Kapendam dalam keterangan resminya, Rabu, (20/3).

Baca Juga: Kodam V Brawijaya: Jawa Timur Bisa Menjadi Jawaban Atas Krisis Pangan di Indonesia

Menurut Kapendam gudang tersebut sangat dibutuhkan bagi masyarakat. Terlebih di gudang itu akan disimpan bahan-bahan logistik bantuan pemerintah bagi masyarakat Agandugume.

"Saat tiba musim ekstrem yang sudah rutin terjadi, akan merusak tanaman masyarakat Agandugume dan wilayah sekitarnya, sehingga dengan adanya keberadaan gudang logistik masyarakat tidak akan kelaparan lagi karena bahan makanan sudah tersedia di gudang dan tinggal dibagikan kepada masyarakat," kata Kapendam.

Baca Juga: Kabakamla Sebut Penanganan Masalah LCS Tidak Melulu Soal Militeristik

Lebih lanjut kata Kapendam BMKG sudah mengingatkan adanya potensi terjadinya cuaca ekstrem pada bulan awal hingga pertengahan tahun 2024. Untuk itu, dengan kondisi cuaca yang tidak menentu keberadaan gudang logistik ini sangat dibutuhkan masyarakat Agandugme dan sekitarnya.

"Pembangunan gudang logistik ini mendapat sambutan baik dari masyarakat. Hal tersebut dapat dilihat saat diadakannya bakar batu antara masyarakat dan Satgas Yonif 751/VJS," tutup Kapendam. (rr)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.