Kodam V Brawijaya: Jawa Timur Bisa Menjadi Jawaban Atas Krisis Pangan di Indonesia

Jakarta, IDM - Provinsi Jawa Timur (Jatim) bisa menjadi jawaban atas krisis pangan di Indonesia karena potensi lahan pertanian untuk padi dan jagung.
Baca Juga: Unhan Serahkan 16 Unit Rumah Apung dan 12 Rumah Panggung untuk Warga Pesisir Jakarta Utara
Dilansir keterangan Penerangan Kodam V/Brawijaya dikatakan povinsi Jawa Timur memiliki sekitar 498.038 hektar lahan sawah, dimana 36.620 hektar diantaranya telah dilayani dengan menggunakan 3.662 pompa yang ada. Sisanya seluas 463.317 hektar masih membutuhkan 46.332 pompa.
Baca Juga: 110 Siswa TNI AD Ikuti Pendidikan Kejuruan Tamtama Armed
"Untuk menambah luas tanam di wilayah tersebut, Panglima TNI dan KSAD telah menandatangani MoU dengan Menteri Pertanian. Para pemimpin setempat didorong untuk mensurvei dan mencatat sumber air, sungai, dan lubang bor yang belum dimanfaatkan. Selain itu, inisiatif ini melibatkan dukungan terhadap petani dengan lahan tambahan dan bantuan teknis," tulis Penerangan Kodam V/Brawijaya. (rr)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































