Empat Jabatan Strategis di TNI AU Berganti, Salah Satunya Koorsahli KSAU

Jakarta, IDM - Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Fadjar Prasetyo memimpin upacara serah terima jabatan (Sertijab) empat jabatan strategis TNI Angkatan Udara (TNI AU) di gedung I.G Dewanto, Mabesau, Cilangkap, Jakarta, Jumat (14/4).
Sertijab tersebut dilakukan dengan merujuk pada Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/338/III/2023 tanggal 29 Maret 2023 tentang pemberhentian dari dan pengangkatan dalam jabatan di lingkungan TNI. Sertijab diawali dengan kegiatan pengambilan sumpah jabatan, penanggalan dan penyematan tanda jabatan, penandatanganan Pakta Integritas dan naskah berita acara Sertijab.
Baca Juga: 77 Tahun Menjaga Kedaulatan Indonesia, Ini Kilas Balik Lahirnya TNI AU
Melansir keterangan Dispenau, Sabtu (15/4), keempat jabatan strategis yang kini diisi oleh sejumlah Perwira Tinggi (Pati) TNI AU baru yaitu, posisi Koorsahli KSAU yang semula dijabat oleh Marsda TNI Sri Pulung kini diemban oleh Marsda TNI Jemi Trisonjaya.

Selanjutnya jabatan Askomlek KSAU berganti dari Marsda TNI Amrizal Mansur kepada Marsda TNI Trikorjawan Eko. Adapun Marsma TNI Gladly Mailoa yang menjabat sebagai Kadiskuau digantikan oleh Marsma TNI Soni Bayu Putranto.
Baca Juga: Ini Dia 9 Kehebatan Prajurit Pusdikzi TNI AD yang Dibentuk pada 1950
Sementara itu, Kadiskomlekkau yang sebelumnya dijabat oleh Marsda TNI Trikorjawan Eko berganti dengan Marsma TNI Yos Alfantino. (yas)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































