Dianggap Memiliki Sepak Terjang Bagus, KSAD Maruli Dapat Penghargaan dari Kesultanan Ternate

Jakarta, IDM - Dalam kunjungannya ke Ternate, Maluku Utara, Senin, (5/2) kemarin, Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak resmi menyandang gelar dari Kesultanan Ternate, “Kapita Ahi Besi Malamo” (Panglima Besar Angkatan Darat).
Dilansir dari keterangan resmi Dispenad, Selasa, (6/2) penganugerahan gelar adat, yang disematkan langsung oleh Yang Mulia Sultan Ternate Hidayatullah Sjah. Prosesi penganugerahan gelar diawali dengan tradisi Joko Kaha, yaitu tradisi yang merupakan bentuk penghormatan kepada tamu, khususnya pemimpin negara atau kerajaan, yang berkunjung ke Ternate. Kemudian, prosesi dilanjutkan dengan pembacaan naskah gelar adat, dan puncaknya penyematan Lastar Ngungare/ikat kepala khas Ternate kepada KSAD.
Baca Juga: Prajurit Satgas Pamtas Mobile Indonesia-Papua Nugini Perdalam Materi Operasi Perintah Tempur
Sultan Ternate menjelaskan bahwa penganugerahan gelar didasarkan pada penilaian atas sepak terjang, disertai harapan agar KSAD kelak dapat menjadi pemimpin yang besar dengan karakter yang sangat kuat, agar dapat mengawal dan menjaga bangsa Indonesia menjadi bangsa yang besar, mulia dan berdaulat.
“Semoga kehadiran Bapak KSAD dan dapat membawa keberkahan bagi Kesultanan Ternate. Bisa lebih kuat lagi mempertahankan adat istiadat dalam menjaga keutuhan NKRI,” kata Sultan.
Baca Juga: 12 Pelatih Puslatsus Komando Marinir Latih Kemampuan Free Fall di Wind Tunnel
Sementara itu KSAD mengungkapkan rasa hormat dan bangganya atas penganugerahan ini. Ia pun membeberkan bahwa TNI AD memiliki berbagai program yang ditujukan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, termasuk warga Ternate.
"Mudah-mudahan kehormatan ini dapat mengingatkan saya untuk senantiasa menggelar kegiatan di Ternate. Karena, kami di TNI AD memiliki banyak program-program yang dapat meningkatkan taraf kehidupan masyarakat. Kita sudah coba lakukan itu di beberapa tempat, dan hasilnya cukup baik,” ungkapnya. (rr)
Hankam

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut
Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































