HANKAM

Catat Tanggalnya! Mudik Gratis Naik Kapal Perang TNI AL Mulai 16 Maret

pemudik
Satu keluarga pemudik motor berpose di depan KRI Banjarmasin-592 usai mengikuti program mudik gratis naik kapal perang TNI AL tahun lalu. (IDM/Faisal Ramadhan)

Jakarta, IDM – TNI AL membawa kabar gembira bagi para perantau. Institusi militer ini kembali menggelar program mudik gratis menggunakan Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) untuk menyambut Lebaran 2026.

Panitia menjadwalkan keberangkatan perdana pada hari pertama cuti bersama, yakni 16 Maret. TNI AL menargetkan armada tempurnya mampu mengangkut lebih dari 1.000 pemudik, khususnya bagi masyarakat yang menggunakan sepeda motor.

Asisten Operasi Kepala Staf Angkatan Laut (Asops KSAL) Laksamana Muda Yayan Sofiyan, menjelaskan pihaknya menjalankan perintah langsung KSAL Laksamana Muhammad Ali yang memerintahkan jajarannya membantu pemerintah mengurai kepadatan lalu lintas di jalan raya.

Baca Juga: KRI Prabu Siliwangi Sandar di Afrika Selatan, Bawa Misi Diplomasi

"Kami menyiapkan KRI dengan kapasitas 1.000 penumpang untuk melayani rute Jakarta, Semarang, dan Surabaya," ujar Yayan dalam audiensi di Jakarta, Rabu (4/3).

Yayan Sofiyan
Asops KSAL Laksamana Muda Yayan Sofiyan (kiri) berjabat tangan dengan Ketua Baznas RI Noor Achmad usai menyepakati program mudik gratis naik kapal perang di Jakarta, Rabu (4/3). (Foto: Dok. Baznas RI)

Syarat Mudah Cuman STNK

Yayan menyebut program ini menyasar khusus pemudik roda dua agar mereka dapat pulang kampung dengan aman. Warga cukup menunjukkan STNK atau identitas resmi untuk menikmati layanan ini tanpa pungutan biaya.

Guna menyukseskan hajat besar ini, TNI AL menggandeng Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI. Ketua Baznas RI Noor Achmad, menyambut hangat sinergi tersebut.

Baca Juga: Panglima TNI: Muncul Berbagai Bentuk Ancaman Baru dalam Peperangan Modern

Dapat Makan Sahur dan Buka

Pihak Baznas RI berkomitmen menanggung kebutuhan logistik penumpang. Mereka memprioritaskan bantuan konsumsi untuk sahur dan berbuka puasa agar pemudik dapat menjalankan ibadah dengan tenang selama perjalanan laut.

"Kami akan segera menindaklanjuti rencana dukungan logistik bagi para pemudik serta paket lebaran bagi personel TNI AL yang bertugas," tutur Noor.

Selain fasilitas logistik, TNI AL juga menyiagakan 150 anak buah kapal (abk) untuk melayani masyarakat. Langkah ini membuktikan komitmen TNI AL yang senantiasa hadir membantu kesulitan rakyat dan mempererat kemanunggalan TNI dengan masyarakat. (at)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Prajurit Denjaka

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut

Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.