Panglima TNI: Muncul Berbagai Bentuk Ancaman Baru dalam Peperangan Modern

Jakarta, IDM – Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto menyatakan bahwa Indonesia sedang menghadapi tantangan akibat meningkatnya rivalitas kekuatan besar dunia.
Hal itu disampaikan Agus saat memimpin upacara peringatan hari ulang tahun (HUT) ke-65 Komando Cadangan Strategis TNI Angkatan Darat (Kostrad) di Markas Divisi Infanteri (Madivif) 1 Kostrad, Cilodong, Depok, Jawa Barat, Jumat (6/3).
Baca Juga: TNI AU Bakal Perkuat Sistem Pengamanan Lanud Roesmin Nurjadin: Berlapis dan Terintegrasi
Agus mengatakan, tantangan yang dihadapi bangsa saat ini adalah meningkatnya rivalitas kekuatan besar, konflik global dan regional, hingga munculnya berbagai bentuk ancaman baru dalam peperangan modern.
“Karakteristik ancaman telah bertransformasi secara cepat menuju perang siber, perang media hingga dominasi teknologi persenjataan modern,” kata Agus, dikutip dari siaran pers Pusat Penerangan TNI, Sabtu (7/3).
Agus pun meminta prajurit Kostrad harus selalu siap, adaptif, dan profesional dalam setiap menghadapi setiap tantangan.
Baca Juga: KRI Prabu Siliwangi Sandar di Afrika Selatan, Bawa Misi Diplomasi
Dalam kesempatan itu, Panglima TNI juga mengapresiasi Kostrad yang selalu menjadi garda terdepan dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
“Kostrad selalu hadir sebagai garda terdepan dalam menjaga keutuhan NKRI, menjamin stabilitas nasional dan membantu rakyat di tengah situasi darurat maupun bencana,” tutur Agus.
“Teruslah kibarkan semangat pengabdian kepada NKRI,” kata Panglima TNI. (nma)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































