Beechcraft G-58 Baron Puspenerbal dan KRI RE Martadinata Uji Manuver Pertahanan Udara

Jakarta, IDM - Pesawat Beechcraft G-58 Baron di bawah Skadron Udara 200 Wing Udara 2 Pusat Penerbangan Angkatan Laut (Puspenerbal) melaksanakan latihan pertahanan udara (air defense exercise), pada Selasa (19/3).
Dalam rangkaian Gladi Tugas Tempur (Glagaspur) tingkat III (L3) Satuan Kapal Eskorta (Satkor) tersebut, pesawat Beechcraft G-58 Baron terbang sebagai penimbul situasi dari kapal perang.
Beechcraft G-58 disimulasikan sebagai pesawat musuh dan menjadi sasaran KRI RE Marthadinata-331 dengan terbang mendekati fregat kelas Sigma tersebut. Kemudian, kapal perang bertugas mempertahankan posisinya di area pertempuran.
Baca Juga: Wakil KSAD: TMMD Merupakan Representasi dari Sishankamrata
Pesawat yang dikemudikan oleh pilot Lettu Laut (P) Nugroho dan Letda Laut (P) Ikrom itu dilengkapi dua mesin Continental IO-550-C bertenaga 300 HP. Hal ini membuat pesawat mampu bermanuver di ketinggian 3000-5000 kaki dengan jarak sekitar 5 mil laut dari KRI.
Komandan Wing Udara 2 Puspenerbal Kolonel Laut (P) Adam Firmansyah, menyampaikan latihan ini merupakan bagian dari bentuk kerja sama dan kolaborasi antarsatuan.

"Sehingga tercipta sinergitas dan profesionalitas sebagai bagian dari Sistem Senjata Armada Terpadu atau SSAT," ujarnya, dikutip dari keterangan Dispen Wing Udara 2 Puspenerbal, Rabu (20/3),
Adapun Glagaspur tingkat III unsur-unsur Satkor Koarmada II merupakan salah satu bentuk pembinaan satuan, sekaligus wahana untuk melaksanakan uji coba guna mengukur kemampuan KRI dalam lingkup kerja sama taktis.
Baca Juga: Indonesia Waspadai LCS Jadi Konflik Terbuka, Menkopolhukam: Perlu Hati-hati Menyikapi Dinamika
Selain itu, untuk mewujudkan kesiapsiagaan operasional dan merupakan sarana pengujian doktrin operasi sesuai fungsi satuan mulai dari tahap perencanaan sampai dengan tahap pengakhiran.
"Latihan ini akan mengasah kemampuan prajurit dalam berbagai skenario yang mungkin terjadi di medan pertempuran dan akan memperkuat sinergi antar unsur KRI yang terlibat," ujar Pangkoarmada II Laksamana Muda Ariantyo Condrowibowo saat inspeksi alutsista dan pasukan di Surabaya, sebelum pelaksanaan Glagaspur L3.
Selain KRI RE Martadinata-331, terdapat beberapa unsur kapal perang lainnya yang dikerahkan Satkor Koarmada II dalam Glagaspur L3 seperti kelas lightfregat alias perusak kawal rudal, yakni KRI I Gusti Ngurah Rai-332 dan KRI Ahmad Yani-351. (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































