HANKAM

Atasi Polusi Udara di Jabodetabek, TNI AU Kerahkan Pesawat Casa-212 untuk Operasi TMC

Pesawat Casa-212
Pesawat Casa-212 yang dikerahkan oleh TNI AU untuk melaksanakan Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC). (Foto: Dok. Instagram @militer.udara)

Jakarta, IDM - TNI Angkatan Udara (TNI AU) mengerahkan satu unit pesawat Casa C-212 untuk melaksanakan operasi Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) yang digelar pada 19 sampai 21 Agustus 2023.

Kegiatan tersebut dilakukan untuk membantu pemerintah dalam mengatasi polusi udara yang terjadi di kawasan Jabodetabek.

Baca Juga: Kronologi Prajurit Marinir Pratu Agung Gugur Ditembak KKB di Papua

Dalam prakteknya, TNI AU menjalin kerja sama dengan sejumlah instansi terkait, seperti Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) serta Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG).

Pesawat Casa-212
Personel TNI AU tengah menyiapkan garam yang digunakan dalam misi Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) dengan pesawat Casa-212. (Foto: Dok. Instagram @militer.udara)

Dilansir dari keterangan TNI AU dalam instagram resmi mereka @militer.udara, Selasa (22/8) dijelaskan, pesawat Casa C-212 dengan tail number A-2108 yang mengemban misi TMC ini diawaki oleh Lettu Pnb Edwin dari Skadron Udara 4 Lanud Abdulrachman Saleh, Malang.

Sementara itu, Lanud Husein Sastranegara Bandung bertugas untuk memberi dukungan informasi cuaca dan traffic pada kegiatan TMC kali ini.

Baca Juga: Lanal Dumai Gagalkan Penyelundupan 31 Calon PMI ke Malaysia

“Operasi TMC dilakukan dengan menebar garam dan kapur tohor di atas awan potensial. Operasi TMC ini diminta langsung oleh pemerintah pusat melalui BNPB karena isu polusi udara, khususnya di Jakarta yang semakin memburuk,” tulis TNI AU.

Setelah penaburan garam tersebut dilakukan, BNPB kemudian meminta masukan ke BMKG untuk melihat seberapa besar potensi hujan di wilayah Jakarta. BMKG selanjutnya mengeluarkan prediksi dan dari situlah disampaikan adanya potensi hujan di wilayah Jabodetabek. (yas)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.