Angkasa Yudha 2024 Berakhir, KSAU: Tingkatkan Latihan Berbasis Teknologi Untuk Hadapi Ancaman Peperangan Modern

Jakarta, IDM – TNI Angkatan Udara (TNI AU) telah menyelesaikan seluruh rangkaian latihan Angkasa Yudha 2024 yang secara resmi telah dibuka sejak 4 November 2024.
Upacara penutupan digelar di taxiway Skadron Udara 32 Lanud Abdulrachman Saleh, Malang, Selasa (3/12) oleh Komandan Kodiklatau (Dankodiklatau) Marsdya TNI Arief Mustofa, mewakili Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI M. Tonny Harjono.
Baca Juga: 11 Perwira Tinggi TNI AL Dapat Brevet Hiu Kencana, Ini Nama-namanya
Dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan oleh Dankodiklatau, KSAU berpesan kepada jajarannya serta seluruh personel TNI AU untuk meningkatkan latihan dengan pendekatan inovatif berbasis teknologi.
Dengan demikian, lanjut KSAU, TNI AU akan semakin adaptif terhadap dinamika ancaman di era peperangan modern.

"Terus perbaharui skenario latihan dengan mengacu pada dinamika lingkungan strategis terkini, agar Latihan Angkasa Yudha selanjutnya selalu relevan dan dapat menjawab tantangan operasional yang dibutuhkan," jelas Tonny dikutip dari keterangan foto instagram @militer.udara, Rabu (4/12).
Baca Juga: TNI AD Gelar Latihan Puncak, Libatkan 9 Kecabangan dengan Teknologi Canggih
Menurutnya, dengan pembaharuan tersebut Latihan Angkasa Yudha dapat menjadi referensi utama dalam membangun kesiapan TNI AU secara menyeluruh.
"Hasil latihan dapat menjadi masukan yang sangat berharga bagi TNI Angkatan Udara dalam menyempurnakan doktrin, memperbaiki prosedur operasional, dan meningkatkan interoperabilitas antar satuan," sambung KSAU. (yas)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































