Aksi Pasukan Elite Denjaka Terjun dari Pesawat Casa di Cirebon

Jakarta, IDM - Pusat Penerbangan TNI AL (Puspenerbal) mengerahkan pesawat Casa NC 212-200 Aviocar untuk mendukung latihan terjun pasukan elite Detasemen Jalamangkara (Denjaka) di Cirebon, Sabtu (23/3).
Kegiatan latihan triwulan I tahun 2024 yang telah berlangsung sejak Senin (18/3) tersebut mencapai puncaknya pada hari Sabtu (23/3) kemarin.
Baca Juga: Aparat TNI-Polri Lumpuhkan KKB yang Serang Puskesmas di Ilaga
Komandan Denjaka TNl AL Kolonel (Mar) Rino Rianto mengucapkan terima kasih atas pelaksanaan penerjunan dan dukungan pesawat di bawah Skadron 600 Wing Udara 1 Puspenerbal tersebut.
"Latihan berjalan dengan aman dan lancar, selamat dalam penerbangan dam kembali ke Pangkalan Tanjungpinan," ujar Rino, dikutip dari keterangan Dispenal, Senin (25/3).
Suatu kebanggaan dapat melaksanakan penerjunan di bulan puasa dengan pesawat udara Puspenerbal," sambungnya.
Baca Juga: TNI Terjunkan 67.000 Personel untuk Amankan Mudik Lebaran 2024
Adapun, Denjaka adalah sebuah detasemen penanggulangan teror aspek laut TNl AL yang merupakan satuan gabungan antara personel Komando Pasukan Katak (Kopaska) dan Batalyon Intai Amfibi (Yon Taifib) Korps Marinir.
Di kesempatan yang sama, Komandan Wing Udara 1 Puspenerbal Tanjungpinang Kolonel Laut (P) Gugus Wahyu, mengatakan dukungan Casa NC 212-200 pada latihan ini sebagai kerja sama yang baik antara Puspenerbal dan Denjaka dalam mendukung tugas pokok operasi TNI AL. (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































