HANKAM

Akses Darat Terputus, Helikopter Panther TNI AL Kirim 400 Kg Bantuan ke Empat Desa di Tapteng

Wing Udara 1 Puspenerbal
Wing Udara 1 Puspenerbal menggunakan helikopter AS565 MBe Panther HS-1307 untuk droping bantuan logistik di empat desa Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatra Utara, Selasa (2/12). (Foto: Dok. Dispen Puspenerbal)

Jakarta, IDM – Empat desa di Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Sumatra Utara, kembali mendapat suplai bantuan setelah helikopter milik TNI AL mendaratkan logistik ke wilayah yang hingga kini sulit dijangkau lewat darat.

Misi pemberian bantuan logistik dilakukan oleh Wing Udara 1 Pusat Penerbangan Angkatan Laut (Puspenerbal) menggunakan helikopter AS565 MBe Panther HS-1307, Selasa (2/12).

Kepala Dinas Penerangan (Kadispen) Puspenerbal Kolonel Laut (KH) Rohman Arief, menjelaskan helikopter yang diawaki Lettu Laut (P) Dwi Kurniawan dan Letda Laut (P) Hashfito itu terbang membawa sekitar 400 kilogram bahan pokok.

Baca Juga: Latihan Orruda 2026: TNI AL dan Rusia Fokus Hadapi Ancaman Musuh Tanpa Awak

“Isinya mulai dari beras, mi instan, air mineral, sampai makanan dan susu bayi. Begitu tiba di titik pendaratan, bantuan langsung diturunkan dan dibagikan ke warga,” jelas Rohman dalam keterangannya, dikutip Rabu (3/12).

Tapanuli Tengah
(Foto: Dok. Dispen Puspenerbal)

Desa yang tersentuh bantuan kali ini bukan lokasi yang mudah dicapai. Desa Sipange, misalnya, berada di tengah perbukitan dengan jalur darat yang terbatas. Jalur udara jadi satu-satunya pilihan agar bantuan bisa masuk cepat. Tiga desa lainnya, Kalangan, Tukka, dan Puncak GM, juga mendapat dropping serupa.

“Warga menyambut kedatangan helikopter itu dengan antusias. Proses penurunan logistik berjalan mulus berkat kerja sama tim udara dan aparat setempat,” ungkap Rohman.

Baca Juga: Banjir Masih Tinggi, Marinir Selamatkan Bayi dalam Baskom di Langkat

Terpisah, Komandan Wing Udara 1 Puspenerbal Tanjungpinang, Kolonel Laut (P) Anang Adhi Purwonugroho, mengatakan misi kemanusiaan seperti ini sudah menjadi komitmen pihaknya.

“Keberadaan unsur udara ini untuk memastikan bantuan benar-benar sampai ke masyarakat, terutama di wilayah yang tak bisa ditembus lewat transportasi darat,” ujarnya.

Anang berharap bantuan yang diterjunkan itu bisa meringankan beban warga di empat desa tersebut. Ia juga menegaskan kesiapan Wing Udara 1 dalam mendukung operasi kemanusiaan kapan pun dibutuhkan. (at)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Prajurit Denjaka

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut

Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.