Akhir Juli, TNI AL Laksanakan Sea Phase Latgab TNI 2023 di Laut Jawa dan Perairan Jawa Timur

Jakarta, IDM - Para prajurit TNI AL akan melaksanakan tahapan manuver lapangan dalam latihan gabungan (latgab) TNI 2023, pascasebelumnya menjalani geladi posko.
Dikutip dari keterangan Dispenal, Jumat (28/7), fase laut (sea phase) yang akan berlangsung selama empat hari, yakni pada 29 Juli-1 Agustus di Laut Jawa dan Perairan Asembagus, Situbondo, Jawa Timur.
Sedangkan pada 1 Agustus, pasukan pendarat yang terdiri dari Batalyon Marinir akan melaksanakan pendaratan Amfibi di Pantai Banongan, Jawa Timur.
Baca Juga: Prajurit Yontaifib 1 Marinir Latihan Penjinakan Bom dengan Robot
Dalam latgab tahun ini, TNI AL bakal menembakkan senjata khusus rudal Exocet MM40 Block III, C-802 , dan C-705 yang dilaksanakan oleh unsur Satuan Kapal Eskorta dan Satuan Kapal Cepat Koarmada I dan Koarmada II.
Sebelumnya, sebanyak 7.500 prajurit dari tiga matra, yakni TNI AD, TNI AL dan TNI AU, akan melaksanakan tahapan manuver lapangan tersebut. Para prajurit TNI dari tiga matra dibagi dalam beberapa Komando Tugas (Kogas).
Baca Juga: Terbang Back Seat, Penerbang Tempur TNI AU Jajal Kecanggihan Pesawat Rafale
Komando Tugas terdiri dari Komando Tugas Laut Gabungan (Kogaslagab), Komando Tugas Gabungan Amfibi (Kogasgabfib), Komando Tugas Gabungan Pendaratan Administrasi (Kogasgabratmin).
Kemudian, Komando Tugas Gabungan Lintas Udara (Kogaslinud), Komando Tugas Darat Gabungan (Kogasratgab), dan Satuan Tugas Pendukung Pasukan Khusus (Satgasduk Passus). (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































