Yonkes 2 Kostrad Gelar Latihan Menembak Reaksi

Jakarta, IDM - Prajurit Yonkes 2 Kostrad melaksanakan latihan menembak reaksi (Latbaksi) di lapangan tembak satuan Yonkes 2 Kostrad, Ngijo, Karangploso, Malang (18/3).
Komandan Batalyon Kesehatan 2 Kostrad Letkol Ckm Arif Budiman mengatakan jika dengan digelarnya latihan ini diharapkan dapat meningkatkan kemampuan prajurit.
Baca Juga: Wakil KSAD: TMMD Merupakan Representasi dari Sishankamrata
Arif melanjutkan, tujuan dari latihan ini adalah memberikan gambaran tentang menembak tempur dan reaksi lanjutan Infanteri serta menjadi pedoman dalam pelaksanaan latihan. Adapun beberapa materi yang dilatihkan terdiri dari 8 sesi.
“Latihan ini dilaksanakan untuk menunjang pelaksanaan menembak basah yang terdiri dari materi match satu sampai dengan match delapan. Dengan harapan meningkatkan kemampuan dasar menembak reaksi setiap prajurit untuk memenangkan pertempuran agar mencapai hasil menembak yang diharapkan,’’ ucap Arif.
Baca Juga: Indonesia Waspadai LCS Jadi Konflik Terbuka, Menkopolhukam: Perlu Hati-hati Menyikapi Dinamika
Latihan menembak ini tentu beda dengan latihan menembak biasa, di mana dalam latbaksi lanjutan ini mengutamakan reaksi prajurit terhadap musuh yang bergerak. Sehingga membutuhkan keterampilan dan konsentrasi yang tinggi, serta korelasi antara pergerakan serta kemampuan membidik secara cepat. (nhn)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































