Yonif Raider 300 Menghibur Warga Korban Gempa Cianjur dengan "Adu Bako"

Cianjur, IDM - Berbagai cara dilakukan Batalyon Infanteri Raider 300/Bjw Kodam III/Siliwangi untuk menghibur warga korban gempa Cianjur, salah satunya adalah dengan "adu bako".
Menurut Komandan Batalyon Infanteri Raider 300/Bjw Kodam III/Siliwangi, Letnan Kolonel Inf Afri Swandi Ritonga dalam keterangannya, Selasa, (29/11) adu bako sendiri secara harfiah artinya duduk bersama sambil merokok.
"Hal ini dimaksudkan untuk mendengar keluhan dan mengetahui kendala masyarakat yang terdampak korban gempa Cianjur salah satu caranya yaitu dengan terjun langsung ke lapangan dan berkomunikasi dengan cara adu bako," kata Afri.

Ia menjelaskan pada zaman penjajahan dan pada saat melaksanakan Satgas pertempuran, adu bako sangatlah efektif untuk mendapatkan informasi bahkan terkadang kita dapat mendapatkan hati rakyat dan akhirnya mereka mau bergabung kembali ke Negara Kesatuan Republik Indonesia serta dengan sukarela menyerahkan senjata yang mereka miliki.
"Selain metode tadi kami juga melaksanakan pendistribusian logistik, kerja bakti meratakan tanah dan membersihkan puing-puing bangunan serta mendirikan tenda untuk tempat tidur warga yang terdampak bencana gempa," kata Afri.
Baca: Dampingi Menko Marves, KSAD Tinjau Program Ketahanan Pangan
Dengan adanya Adu Bako ini, Afri pun berharap dapat menghilangkan rasa trauma psikis warga terdampak bencana dan menumbuhkan semangat hidup kembali pasca bencana gempa bumi.
"Selain itu semoga dapat menciptakan hubungan emosional yang baik antara TNI dan warga masyarakat serta dapat meringankan beban korban yang terdampak bencana gempa bumi Cianjur," tutup Afri. (rr)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































