Untuk menanggulangi terjadinya kejadian yang dilakukan oknum di mana terdapat tiga orang warga menghadang ambulans yang rencananya akan menyalurkan bantuan untuk korban gempa dan meminta pengemudi ambulans menurunkan paket bantuan di lokasi akan tetapi permintaan itu ditolak. Akibatnya, ambulans tersebut putar balik tidak jadi menyalurkan bantuan tersebut ke tujuan. Mengamati dari kejadian tersebut, Yonif Raider 300/Brajawijaya terjunkan motoris untuk mengawal pendistribusian bansos di Kabupaten Cianjur.
Berbagai cara dilakukan Batalyon Infanteri Raider 300/Bjw Kodam III/Siliwangi untuk menghibur warga korban gempa Cianjur, salah satunya adalah dengan "adu bako".
Batalyon Infanteri Raider 300/Bjw Kodam III/Siliwangi, Letnan Kolonel Inf Afri Swandi Ritonga mengatakan timnya bergerak cepat menjawab keluhan masyarakat korban gempa melalui pesan suara Whatsapp dengan memberikan bantuan berupa pembangunan tenda, terpal, Sembako, air mineral dan baju layak pakai serta keperluan lainnya terhadap masyarakat yang terdampak bencana gempa Cianjur, Jumat (25/11).
Aksi cepat dilakukan Batalyon Infanteri Raider 300/Bjw Kodam III Siliwangi untuk membantu korban terdampak bencana gempa yang di Kabupaten Cianjur yang terjadi pada tanggal 21 November 2022.