Kepala Staf Divisi Infanteri 1 Kostrad Tinjau Latma Garuda Guerrier

Jakarta, IDM – Kepala Staf Divisi Infanteri 1 Kostrad, Brigjen TNI Vivin Alivianto, mengecek kesiapan Yonif 321 Galuh Taruna dalam menghadapi latihan bersama (Latma) Garuda Guerrier, sekaligus memberikan jam komandan di markas satuan tersebut. Selasa (20/5/ 2025).
Didampingi pejabat Divif 1 Kostrad dan Danbrigif 13 Galuh Rahayu, Letkol Inf Roihan Hidatullah, kegiatan ini berlangsung pada 19–20 Mei 2025 dengan fokus utama pada penyiapan pangkalan dan pembinaan personel.
Baca Juga: TNI Kembali Gelar Latma Guerrier 2025 dengan Prancis, Libatkan Prajurit Galuh Taruna
Dalam arahannya, Brigjen TNI Vivin menekankan pentingnya kepemimpinan yang kuat, kemampuan mengidentifikasi masalah, dan menciptakan lingkungan satuan yang sehat.
Sementara itu, Letkol Roihan dalam rilis yang diterima Kamis (22/5) menambahkan pentingnya kepedulian sesama prajurit dan menjaga kebersihan sebagai cerminan disiplin.
Pengecekan ini menjadi bagian dari upaya memastikan Yonif 321 siap secara teknis maupun mental untuk berpartisipasi secara profesional dalam Latma Garuda Guerrier.
Diketahui, TNI kembali menggelar latihan bersama (latma) Garuda Guerrier 2025 dengan Prancis. Total ada 56 prajurit yang mengikuti latma ini terdiri dari 28 prajurit Yonif 321/GT dan 28 personel Foreign Legion Demi-Brigade (13e DBLE).
Baca Juga: Rampungkan Susparadas A-203, Ratusan Taruna AAU dan PSDP Raih Brevet Para
Dalam keterangan resminya, Kamis (22/5) Komandan Yonif 321 Galuh Taruna, Letkol Inf Fandy Dharmawan mengatakan latihan ini merupakan ajang penting untuk membangun persahabatan militer antara Indonesia dan Prancis.
Menurutnya Garuda Guerrier 2025 bukan hanya meningkatkan kemampuan tempur, tetapi juga menumbuhkan rasa saling pengertian dan empati antarbudaya. Inilah bukti bahwa persahabatan yang kuat bisa terbentuk di medan latihan, melampaui perbedaan bahasa dan tradisi. (nhn)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































