HANKAM

Dampingi Menko Marves, KSAD Tinjau Program Ketahanan Pangan

Dampingi Menko Marves, KSAD Tinjau Program Ketahanan Pangan
(Dok. Dispenad)

Sukabumi, IDM - Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman bersama Pangkostrad dan Aster KSAD mendampingi Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Panjaitan untuk meninjau program ketahanan pangan TNI Angkatan Darat di Kampung Neglasari, Desa Ciemas, Sukabumi, Jawa Barat, Selasa (29/11).

Program ketahanan pangan TNI AD melalui Kostrad yang ditinjau kali ini berada pada lahan seluas sekitar 1000 hektar yang 481,5 hektar di antaranya telah berhasil ditanami jagung dan dilengkapi 19 titik sumber air (14 hidram, 4 sumur bor, 1 gravitasi air) serta memberikan pekerjaan kepada lebih dari tiga ribu warga di delapan kampung yaitu Cibinong, Neglasari, Muara Tilu, Cikidang, Cipancar, Pamoyanan, Cikiara, dan Cimapag.

Dampingi Menko Marves, KSAD Tinjau Program Ketahanan Pangan
(Dok. Dispenad)

Luhut memberikan apresiasi kepada Dudung atas inisiatif yang dilakukan untuk melaksanakan perintah Presiden Jokowi mendukung program-program unggulan pemerintah yang di antaranya melalui ketahanan pangan, manunggal air, pengentasan stunting dan Babinsa masuk dapur.

“Kita sudah lihat TNI Angkatan Darat, sudah melakukan program ketahanan pangan dan lain-lain. Pertanian dan air adalah kunci kehidupan. Ini salah satu kepedulian Jenderal Dudung selaku Kasad yang melihat di Selatan Jawa masih banyak tanah-tanah terlantar untuk dikelola dalam rangka mensejahterakan masyarakat,” ungkap Luhut.

Sementara itu, Dudung mengungkapkan bahwa program unggulan yang telah dilaksanakan oleh jajaran TNI AD seperti ketahanan pangan, manunggal air, pengentasan stunting dan Babinsa masuk dapur, merupakan program atau aksi yang langsung menyentuh untuk mengatasi kesulitan masyarakat dan memberikan solusi pemecahan persoalan di masyarakat.

Baca: Antisipasi HUT TPNPB-OPM, TNI Pastikan Lakukan Langkah Humanis

"Intinya bahwa TNI Angkatan Darat hadir di tengah-tengah Rakyat, TNI Angkatan Darat dicintai rakyat tapi TNI Angkatan Darat lebih mementingkan mencintai rakyat," ujar Dudung.

Di akhir kegiatan, Luhut dan Dudung memberikan tali asih serta bantuan benih jagung dan hand tractor kepada para kelompok tani. (nhn)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.