Yonif 330 Tanam 1000 Pisang Cavendish dan Pupuknya dari Inovasi Sendiri

Jakarta, IDM - Komitmen Keluarga Besar Yonif 330 Tri Dharma untuk mewujudkan lingkungan satuan yang bernuansa positif, produktif dan kompetitif terus dilakukan diberbagai lini kehidupan.
Kali ini, para Ksatria Tri Dharma menginisiasi gerakan penanaman bibit pohon pisang Cavendish di lahan-lahan kosong yang belum dimanfaatkan.
Baca Juga: KSAU Pimpin Sertijab 4 Jabatan Strategis di TNI AU, Salah Satunya Irjenau
Danyonif 330/Tri Dharma, Mayor Inf Dedy Pungky Irawanto dalam keterangannya mengatakan jenis pisang Cavendish dipilih karena beberapa keunggulan yang dimiliki.
“Selain perawatannya mudah, Pisang Cavendish memiliki kandungan gizi tinggi. Permintaan pasar akan kebutuhan pisang Cavendish cukup tinggi, dengan harga jual dipasaran yang stabil," ujarnya seperti dikutip dari Instagram @yonifpararaider330, Rabu, (29/11)
Lanjut Perwira Abituren Akmil 2005 ini bahwa pohon pisang Cavendish yang sudah ditanam akan dilaksanakan pemupukan secara berkala agar tumbuh kembangnya maksimal.
Baca Juga: Atase Pertahanan Militer Marinir AS Temui Dankormar, Ada Apa?
"Untuk pemupukan, kita memanfaatkan pupuk organik "Losida" (Lodong Sisa Dapur) hasil kreasi Yonif 330," katanya.
Dengan adanya program penanaman 1000 bibit pohon pisang Cavendish, diharapkan kelak hasilnya dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga besar Yonif 330/Tri Dharma. (rr)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































