HANKAM

WWF ke-10, TNI AL Akan Kirim 7 KRI untuk Pengamanan Selat Bali

KRI RE Martadinata-331
KRI RE Martadinata-331. (Foto: Dok. Dispen Koarmada II)

Jakarta, IDM – TNI AL akan mengerahkan tujuh kapal perang atau KRI untuk pengamanan laut acara World Water Forum ke-10 di Nusa Dua, Bali, yang akan berlangsung 18-25 Mei.

Tujuh kapal perang tersebut terdiri dari KRI RE Martadinata-331, KRI Ahmad Yani-351, KRI Sultan Hasanuddin-366, KRI Layang-635, KRI Tongkol-813, KRI Marlin-877, KRI Soeharso-990.

"TNI AL juga mengerahkan dua helikopter, sea rider dan kapal pendarat untuk pasukan amfibi atau Landing Craft Vehicle (LCVP)," ujar Kadispenal Laksamana Pertama I Made Wira Hady Arsanta Wardhana, saat dikonfirmasi di Jakarta, Senin (29/4).

Baca Juga: KSAL Kunjungi Produsen Kapal Selam dan Destroyer di Cina

Selain itu, TNI AL juga akan mengerahkan sekitar 1.060 personel untuk pengawalan dan pengamanan rangkaian acara WWC ke-10 di Bali. Mereka akan ditempatkan untuk stand by di lokasi sejak seminggu sebelum pelaksanaan acara.

Terpisah, Kapuspen TNI Mayor Jenderal Nugraha Gumilar mengungkapkan bakal mengirimkan sebanyak 12.000 personel TNI yang terdiri dari tiga matra, yaitu dari angkatan darat, angkatan laut, dan angkatan udara ke Nusa Dua, Bali.

"Total sekitar 12 ribu orang yang akan dikerahkan, karena panglima TNI atau TNI mendapatkan tugas bertanggung jawab di bidang keamanan dan kesehatan. Itu dari tiga matra, dari Kodam juga sebagai penanggung jawab di sana," kata Gumilar dalam keterangannya.

Baca Juga: Kapal Perang dan Tank Koarmada III “Serbu” Pantai Ransiki Papua

Ia melanjutkan, TNI juga mengerahkan alutsistanya seperti pesawat untuk evakuasi bencana alam atau erupsi gunung hingga kapal perang untuk pengamanan di laut.

"Kita siapkan pesawat pesawat untuk evakuasi juga di sana dan KRI di Selat Bali dan Lombok," lanjut Gumilar. (at)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Prajurit Denjaka

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut

Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.