Wujud Transformasi Digital, Danlanud Adi Soemarmo Resmikan Aplikasi E-Learning

Jakarta, IDM – Komandan Lanud Adi Soemarmo Solo, Marsma TNI Ridha Hermawan meresmikan aplikasi e-learning di Gedung Prawiratama Sekolah Pembentukan Perwira (Setukpa), Kamis (25/4).
Keberadaan e-learning di Setukpa, lanjut Marsma TNI Ridha, merupakan bentuk atensi Kepala Staf Angkatan Udara atas transformasi digital di lembaga pendidikan.
Baca Juga: Jaga Keamanan Perairan Papua-Maluku, Koarmada III Gelar Operasi Trisila 2024
Sejalan dengan hal itu, kebijakan tersebut sekaligus menjadi wujud nyata atas upaya TNI Angkatan Udara (TNI AU) untuk menyikapi perkembangan teknologi yang semakin canggih.

“Ide dan gagasan aplikasi e-learning muncul dari keterbatasan naskah sekolah, di mana tidak semua siswa mendapat bahan ajar,” lanjut Marsma TNI Ridha dikutip Jumat (26/4).
Baca Juga: Operasi Trisila, 200 Prajurit hingga 6 KRI Dikerahkan untuk Pendaratan Amfibi
Aplikasi e-learning yang telah ada saat ini diharapkan dapat membantu proses pembelajaran di Setukpa agar dapat berjalan dengan lebih efektif, efisien, dan fleksibel.
Pada akhirnya, keseluruhan hal itu diharapkan Ridha dapat meningkatkan kualitas didik siswa Setukpa yang kemudian mereka gunakan sebagai bekal penugasan di TNI AU. (yas)
Hankam

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut
Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































