Wakili Menhan Prabowo, Herindra Terima Kepulangan 80 WNI dari Ukraina

Jakarta, IDM - Wakil Menteri Pertahanan Letjen TNI Muhammad Herindra bersama Menteri Luar Negeri Republik Indonesia Retno Lestari Priansari Marsudi mewakili Menteri Pertahanan Prabowo Subianto menerima kepulangan Warga Negara Indonesia (WNI) yang dievakuasi dari wilayah perang Ukraina di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten Kamis (3/3).
Sebanyak 80 WNI dan tiga warga negara asing yang merupakan keluarga dari WNI berada di dalam rombongan tersebut. Mereka tiba dengan selamat di Tanah Air sekitar pukul 17.10 WIB dengan pesawat Garuda Indonesia.
Herindra pada sambutannya mengatakan bahwa dalam upaya evakuasi ini, Menhan Prabowo selalu berkoodinasi dengan Menlu Retno, serta mengambil langkah diplomasi pertahanan dengan berkomunikasi langsung dengan Menhan Rusia via telepon agar menjamin keselamatan WNI selama proses evakuasi.
“Menhan RI Pak Prabowo Subianto berupaya untuk selalu kontak dengan via Kementerian Pertahanan Rusia agar proses evakuasi yang dilaksanakan selama ini berjalan dengan aman sehingga warga negara Indonesia akan tetap terjamin keamanannya,” tutup Herindra.
Pesawat penjemput kembali diberangkatkan dari Bucharest menuju Jakarta pada pukul 20.23 waktu setempat atau 5,5 jam setelah mendarat. Rute perjalanan yang ditempuh adalah Bucharest – Madinah – Jakarta dengan waktu tempuh kurang lebih 17 jam. (gin)
Hankam

Dilengkapi dengan Konsol OMC, C-130 Hercules A-1319 Semai 53,1 Ton NaCl di Sumsel
TNI Angkatan Udara memodifikasi pesawat C-130 Hercules A-1319 dengan konsol Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk menanggulangi karhutla, dan telah berhasil menyemai 53,1 ton NaCl dalam 12 sortie di Sumatra Selatan.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































