HANKAM

Wakil KSAU Soal Validasi Organisasi: Memastikan Kesiapan TNI AU Hadapi Berbagai Tantangan dan Ancaman

Wakil KSAU Marsdya TNI Andyawan Martono
Wakil KSAU Marsdya TNI Andyawan Martono memimpin rapat validasi organisasi di lingkungan TNI AU. (Foto: Dok. Instagram @militer.udara)

Jakarta, IDM - Wakil Kepala Staf Angkatan Udara (Wakil KSAU) Marsdya TNI Andyawan Martono mengungkapkan bahwa validasi organisasi menjadi proses yang penting guna memastikan struktur, fungsi, serta prosedur di lingkungan TNI Angkatan Udara (TNI AU) dapat berjalan sesuai dengan perkembangan teknologi, strategi pertahanan dan dinamika global.

“TNI AU merupakan komponen utama pertahanan negara yang dituntut siap siaga menghadapi berbagai tantangan dan ancaman yang ada. Salah satu langkah penting untuk memastikan kesiapan tersebut adalah melalui validasi organisasi,” tegas Wakil KSAU saat memimpin rapat di lingkungan TNI AU yang digelar di Ruang Rapat KSAU, Mabesau, Cilangkap, Jakarta, Rabu (26/6).

Baca Juga: Pelayaran Kartika Jala Krida 2024 Akan Dimulai Agustus

Agenda rapat tersebut berfokus pada validasi organisasi yang meliputi pembahasan tentang pembentukan organisasi Pusat Barang Milik Negara (Pus BMN) TNI Angkatan Udara; penataan organisasi Dinas Pembinaan Mental dan Ideologi TNI Angkatan Udara; serta pembahasan pembentukan Korps Informatika.

Wakil KSAU Marsdya TNI Andyawan Martono
Rapat validasi organisasi di lingkungan TNI AU yang dipimpin oleh Wakil KSAU Marsdya TNI Andyawan Martono. (Foto: Dok. Instagram @militer.udara)

Wakil KSAU berharap, melalui validasi organisasi ini kegiatan operasional serta pemanfaatan sumber daya manusia (SDM) TNI AU akan lebih efisien, tepat guna, dan tepat sasaran di masa depan.

Baca Juga: KRI Teluk Lampung Angkut Pasukan Marinir Penjaga 5 Pulau Terluar

Sejumlah pejabat di jajaran TNI AU dan Mabesau turut hadir dalam rapat tersebut, di antaranya Pangkoopsudnas Marsdya TNI Tedi Rizalihadi; Askomlek KSAU; Kapuslaiklambangjaau; Pangkoopsud I; Kapoksahli Kodiklatau; Wairjenau; Pati Sahli Bid. Iptek.

Rapat kemudian diisi dengan paparan naskah akademik dari masing-masing tim kelompok kerja, yang diawali dari penataan organisasi Dibintalidau; pembentukan organisasi Pus BMN; serta pembentukan Korps Informatika. (yas)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.