Wakasad Hadiri Acara Komsos Dengan Keluarga Besar TNI AD

Jakarta, IDM - Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakasad) Letjen TNI Agus Subiyanto menghadiri acara komunikasi sosial (Komsos) TNI AD dengan Keluarga Besar TNI (KBT) di Aula A.H Nasution, Mabesad, Selasa (31/5).
Kegiatan komsos ini mengusung tema “TNI AD dan Keluarga Besar TNI, Satu Komitmen Menjaga Pancasila dan NKRI”, serta kegiatan tersebut juga diisi dengan pembekalan terkait pentingnya ekosistem digital UMKM untuk Indonesia bangkit.
Dalam sambutannya, Agus mengatakan bahwa bangsa Indonesia saat ini dan masa yang akan datang, akan terus menghadapi berbagai persoalan serta tantangan yang dapat mengancam keutuhan dan kedaulatan negara.
"Salah satu contohnya adalah adanya radikalisme yang dapat memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa seperti yang telah terjadi di berbagai negara. Dengan memanfaatkan teknologi digital saat ini mereka melakukan modifikasi informasi dengan teknik-teknik tertentu sehingga mampu merubah kesadaran sosial melalui media sosial," kata Agus.
Agus juga menambahkan, menghadapi fenomena tersebut KBT dan TNI akan terus menjadi pionir dan motivator bagi komponen bangsa lainnya untuk bersama menjaga dan melestarikan nilai-nilai luhur Pancasila sebagai dasar negara.

Agus juga menegaskan, hubungan emosional dan kedekatan historis antara KBT dan TNI merupakan potensi yang sangat besar, apabila dimanfaatkan sebagai pelopor dalam menjaga kebhinekaan, keutuhan, persatuan dan kesatuan bangsa secara arif dan bijaksana.
“Jadikan kegiatan ini sebagai momentum untuk meningkatkan silaturahmi, hubungan harmonis, solidaritas serta soliditas antara TNI AD dengan Keluarga Besar TNI terutama dalam menjaga Pancasila dan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” ujarnya.
Selain itu, Agus mengajak kepada seluruh keluarga besar TNI baik yang masa aktif maupun purna tugas serta organisasi -organisasi diluar KBT untuk terus menjaga Pancasila dan NKRI.
"Kita semua berharap dengan terus memegang teguh Pancasila bangsa kita akan dapat melalui setiap persoalan kebangsaan yang ada sehingga dapat mewujudkan tujuan dan cita-cita nasional yaitu bangsa Indonesia yang adil makmur, sejahtera dan bermartabat," tegas Agus.
Hankam

Dilengkapi dengan Konsol OMC, C-130 Hercules A-1319 Semai 53,1 Ton NaCl di Sumsel
TNI Angkatan Udara memodifikasi pesawat C-130 Hercules A-1319 dengan konsol Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk menanggulangi karhutla, dan telah berhasil menyemai 53,1 ton NaCl dalam 12 sortie di Sumatra Selatan.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































