Waasops KSAU Tinjau Pelaksanaan Latihan Counter Sea Tactics di Lanud Iswahjudi

Jakarta, IDM - Wakil Asisten Operasi (Waasops) KSAU Marsma TNI Suliono meninjau pelaksanaan latihan Counter Sea Tactics (CST) yang digelar di Lanud Iswahjudi, Magetan, Senin (22/5).
Setibanya di Lanud Iswahjudi, Suliono mendapat paparan perihal latihan ini dari Direktur Latihan (Dirlat) Kolonel Pnb Gusti Made Yoga Ambara di ruang briefing Skadron Udara 3.
Baca Juga: Prajurit Dislambair Asah Kemampuan Khusus Underwater Cutting and Welding
Dikutip dari laman TNI AU, Rabu (24/5), latihan CST yang digelar sejak 2 Mei 2023 ini diikuti oleh enam penerbang tempur (fighter).

Mereka berasal dari tiga Skadron Udara TNI AU, yakni Skadron Udara 3 dan Skadron Udara 14 Lanud Iswahjudi, serta Skadron Udara 16 Lanud Roesmin Nurjadin.
Rencananya, latihan CST akan digelar selama 20 hari dengan mendatangkan instruktur dari Inggris dan Maroko.
Baca Juga: Wakil KSAD Tinjau Latihan Pratugas Yonif PR 330/Tri Dharma Sebelum Berangkat ke Papua
Adapun tujuan dari penyelenggaraan latihan ini adalah untuk mencetak penerbang tempur TNI Angkatan Udara, khususnya penerbang pesawat F-16 agar dapat mengoperasikan persenjataan serta peralatan terbaru yang ada di pesawat tempur (F-16), sehingga mereka dapat memaksimalkan kemampuannya dalam taktik Operasi Udara Lawan Laut (Counter Sea Tactics).
Dengan meningkatnya kemampuan para penerbang tempur dalam CST maka mereka dapat menghalau dan mempertahankan diri dari berbagai jenis ancaman kapal perang musuh/vessel dengan menggunakan persenjataan yang dimiliki saat ini. (yas)
Hankam

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut
Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































