Waasops Kaskostrad Pimpin Upacara Pembukaan Latma Dolphine XIV

Jakarta,IDM - Wakil Asisten Operasi Kaskostrad Kolonel Inf Rudy Jayakarta Runtuwene memimpin upacara pembukaan Latma Dolphine XIV, latihan antara TNI Angkatan Darat dengan AD Filipina yang diikuti oleh 36 peserta di Gor Kartika, Cilodong, Depok, Kamis (14/7).
Rudy mengatakan selamat datang kepada para prajurit dari First Scout Ranger Regiment, Philippines Army yang akan mengikuti Latma Dolphine XIV.
“Pelaksanaan latihan ini bukan saja untuk memantapkan profesionalisme prajurit, tetapi juga untuk meningkatkan semangat kebersamaan yang pada gilirannya nanti akan tercapai soliditas di antara kedua negara,” ucap Rudy.
Rudy mengatakan, melalui latihan bersama ini para peserta latihan akan memiliki wawasan dan pandangan serta pemahaman yang sama terhadap prosedur dan mekanisme pengambilan keputusan dalam melaksanakan kontra terorisme melalui materi raid.
Pelaksanaan latihan bersama ini memungkinkan angkatan darat kedua negara dapat mengambil manfaat bagi pembangunan satuan, baik di bidang doktrin, organisasi, taktik, dan teknik militer.
Rudy pun berharap, koordinasi dan kerja sama antara TNI Angkatan Darat dan AD Filipina akan semakin erat dan kokoh. Sehingga di masa depan akan terjalin kerja sama yang lebih baik.
“Saya berharap agar pelaksanaan Latma Dolphine XIV antara TNI AD dan AD Filipina ini dapat berjalan lancar, aman, dan tertib. Melalui latihan bersama ini semoga mencapai tujuan dan sasaran latihan yang telah ditentukan,” ungkap Rudy. (nhn)
Hankam

Dilengkapi dengan Konsol OMC, C-130 Hercules A-1319 Semai 53,1 Ton NaCl di Sumsel
TNI Angkatan Udara memodifikasi pesawat C-130 Hercules A-1319 dengan konsol Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk menanggulangi karhutla, dan telah berhasil menyemai 53,1 ton NaCl dalam 12 sortie di Sumatra Selatan.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































