Viral Prajurit TNI Prewedding Pake Tank, Ini Penjelasan TNI AD

Jakarta, IDM - Sebuah video yang viral di media sosial memperlihatkan sesi prewedding seorang prajurit TNI yang 'tak biasa'. Prajurit itu berpose dengan menggunakan tank tempur.
Video tersebut diunggah oleh sebuah akun TikTok hingga viral di media sosial. Sejumlah netizen menyayangkan prewedding tersebut karena menggunakan alutsista TNI.
Kepala Divisi Penerangan TNI AD (Kadispenad) Brigjen Kristomei Sianturi menjelaskan bahwa sosok prajurit yang ada di video viral tersebut adalah Pratu TLA, seorang Tamtama Pengemudi Silog Kima Yonkav 2/TC.
Baca Juga: KRI Kapitan Pattimura Unjuk Gigi Bersama Destroyer Jepang JS Murasame di Perairan Kepri
"Sesi foto prewedding itu sendiri dibuat untuk keperluan pembuatan undangan pernikahan Pratu TLA. Sebagai bentuk rasa bangganya sebagai seorang prajurit dari Korps Kavaleri, maka yang bersangkutan berkeinginan menampilkan tank sebagai alutsista kebanggaan Korps Kavaleri," kata Kristomei dikutip dari detik, Senin (1/4/2024).
Prewedding itu dilakukan pada Rabu, 24 Maret 2024, di dalam area satuan Yonkav-2/TC yang berlokasi di Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang, Provinsi Jawa Tengah, dan bukan di jalan umum.
Kristomei mengatakan foto tersebut diunggah oleh pihak fotografer tanpa sepengetahuan Pratu TLA.
Baca Juga: Sebanyak 716 Personel Militer dan 10 PNS Kodam VI/Mlw Naik Pangkat
"Rekaman sesi prewedding tersebut diunggah ke platform TikTok oleh pihak fotografer, tanpa sepengetahuan dari Pratu TLA maupun calon istrinya," katanya.
Lebih lanjut, Kristomei menjelaskan berpose dengan tank milik TNI diperkenankan bagi semua pihak, tak terkecuali anggota TNI dan masyarakat, selama hal ini tidak mengganggu operasional satuan TNI.
"Berfoto dengan tank seperti ini pada dasarnya diperbolehkan, selama tidak mengganggu operasional satuan, dan yang terpenting telah mendapatkan perizinan dari komandan satuan terkait. Sebagai contoh, dalam momen pameran alutsista, masyarakat umum pun diizinkan untuk berfoto dengan tank ataupun alutsista yang ada," pungkasnya. (rr)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































