HANKAM

Validasi Organisasi TNI: Daftar Pangdam di Enam Kodam Baru, Dangrup Kopassus Dijabat Bintang Satu

Kopassus
Ilustrasi Kopassus jelang upacara kehormatan militer di Batujajar, Bandung. (Foto: Dok. Puspen TNI)

Jakarta, IDM - TNI berproses melakukan validasi organisasi lewat Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/1033/VIII/2025 tentang pemberhentian dari dan pengangkatan dalam jabatan di lingkungan TNI.

Lewat surat keputusan tersebut, beberapa badan, struktur hingga komando utama yang baru mulai terbentuk.

Komando Pertahanan Udara Nasional (Kohanudnas) yang sebelumnya dilebur ke dalam Komando Operasi Udara Nasional (Koopsudnas) pada 2022, kini dihidupkan kembali. Marsdya Andyawan Martono ditunjuk menjadi Panglima Kohanudnas.

Kemudian, Panglima Kopassus, Panglima Korps Marinir, dan Panglima Kopasgat masing-masing dijabat perwira tinggi (pati) bintang tiga.

Baca Juga: Soal Kematian Prada Lucky, Kodam Udayana Tegas Tolak Kekerasan di Tubuh TNI AD

Validasi organisasi juga memuat jabatan kepala badan baru di Kementerian Pertahanan RI, yakni Badan Logistik Pertahanan (Baloghan) dan Badan Cadangan Nasional (Bacadnas). Baloghan merupakan pergantian dari Badan Sarana Pertahanan.

Dengan demikian, Kepala Baloghan dijabat Kepala Badan Sarana Pertahanan Marsdya Yusuf Jauhari.

Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto
Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto meninjau pasukan jelang upacara kehormatan militer di Batujajar, Bandung. (Foto: Dok. Puspen TNI)

Kemudian, Kepala Badan Cadangan Nasional akan dijabat Mayjen Gabriel Lema yang saat ini menjabat Asisten Operasi Panglima TNI. Gabriel Lama akan naik pangkat menjadi Letjen.

Terdapat enam Komando Daerah Militer (Kodam) hasil validasi organisasi, antara lain
Kodam XIX/Tuanku Tambusai; Kodam XX/Tuanku Imam Bonjol; Kodam XXI/Radin Inten; Kodam XXII/Tambun Bungai; Kodam XXIII/Palaka Wira; dan Kodam XXIV/Mandala Trikora.

Baca Juga: TNI AL Kirim KRI RE Martadinata dan Helikopter Panther ke Thailand, Kombinasi Tempur di Latma Sea Garuda

Masing-masing, Komandan Pusat Senjata Artileri Medan Mayjen Agus Hadi Waluyo menjadi Pangdam XIX/Tuanku Tambusai; Aspers KSAD Mayjen Arief Gadjah Mada menjadi Pangdam XX/Tuanku Imam Bonjol; Kapuspen TNI Mayjen Kristomei Sianturi menjadi Pangdam XXI/Radin Inten.

Kemudian, Wakil Rektor Unhan RI Mayjen Zainul Arifin menjadi Pangdam XXII/Tambun Bungai; Aslat KSAD Mayjen Jonathan Binsar Parluhutan Sianipar menjadi Pangdam XXIII/Palaka Wira; dan Panglima Habema Mayjen Lucky Avianto menjadi Pangdam XXIV/Mandala Trikora.

Validasi organisasi itu telah dikonfirmasi oleh Kapuspen TNI Mayjen Kristomei. “Iya betul,” kata Kristomei, Jumat (8/8).

Validasi organisasi juga membentuk Komando Daerah TNI AL (Kodaeral) yang akan dipimpin pati TNI AL bintang dua.

Baca Juga: TNI Bangun Sekolah di Papua Target Selesai Sebelum 17 Agustus 2025

Kemudian, Komando Operasi Udara (Koopsud) I, II, dan III akan berubah nama menjadi Komando Daerah Angkatan Udara (Kodau) I, II, dan III.

Validasi organisasi juga menaikkan pangkat Komandan Grup Kopassus, yang semula dijabat perwira menengah berpangkat Kolonel, menjadi perwira tinggi berpangkat Brigjen. Grup Kopassus akan ada enam, yang sebelumnya berjumlah empat.

Diketahui, TNI akan meresmikan validasi organisasi lewat upacara gelar pasukan operasional dan kehormatan militer di Pusdiklatpassus Kopassus, Batujajar, Bandung, pada Minggu (10/8). (nma)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.