Unjuk Kekuatan dalam HUT Ke-77 TNI, Lantamal IX Sailling Pass di Teluk Ambon

Jakarta, IDM - Lantamal IX Maluku menggelar parade kapal (sailling pass) untuk unjuk kekuatan alat utama sistem persenjataan (alutsista) dalam rangka HUT ke-77 TNI di Teluk Ambon, Maluku, Rabu (5/10).
Danlantamal IX Ambon Brigjen TNI (Mar) Said Latuconsina, mengatakan sailling pass dilakukan unsur Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) dan Kapal Angkatan Laut (KAL) di bawah jajaran Lantamal IX Ambon beserta unsur maritim dan perahu nelayan yang ada di Maluku.
Said menuturkan, sailling pass tersebut menunjukkan TNI AL Lantamal IX siap menjaga keamanan dan keutuhan wilayah NKRI, khususnya di wilayah perairan laut Maluku yang notabene luasnya sekitar 92,7 persen dari wilayah daratan.
"Kami bekerja sama dengan unsur maritim dan masyarakat pesisir yang berada di wilayah kerja Lantamal IX Ambon dalam mewujudkan kejayaan maritim Indonesia," tutur Said, dikutip dari laman TNI AL.
Sejumlah unsur yang terlibat sailling pass, yaitu Divisi I KRI Posepa-870, KRI Gulamah-869, KAL Alkura, KAL Hutumuri, Bakamla, Basarnas, Bea Cukai Kanwil. Unsur Divisi II terdiri dari Sea Rider 02 Satrol Lantamal IX, Polairud, Bea Cukai, Navigasi, KSOP, Pertamina 1, 2 dan 3.
Sedangkan unsur Divisi III diisi oleh KMC Patkamla Saparua Satrol Lantamal IX dan 77 kapal nelayan. Kemudian, didukung juga oleh tiga sekoci karet sebagai unsur SAR dan Waspam laut. (at)
Hankam

Dilengkapi dengan Konsol OMC, C-130 Hercules A-1319 Semai 53,1 Ton NaCl di Sumsel
TNI Angkatan Udara memodifikasi pesawat C-130 Hercules A-1319 dengan konsol Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk menanggulangi karhutla, dan telah berhasil menyemai 53,1 ton NaCl dalam 12 sortie di Sumatra Selatan.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































