Tutup Binterampil Teknisi Genset, Dandepohar 70: Jadi Teknisi yang Dapat Diandalkan

Jakarta, IDM – Komandan Depo Pemeliharaan (Depohar) 70, Kolonel Tek Dindin Budiman secara resmi menutup Pembinaan Keterampilan (Binterampil) Teknisi Genset A-VII di Gedung Rahmad Shamdany, Depohar 70, Lanud Sulaiman, Bandung, Senin (8/4).
Baca Juga: Cegah Stunting, Babinsa di Kodam Udayana Bagikan 513 Telur ke Balita dan Anak Setiap Minggu
Dalam sambutannya, Kolonel Tek Dindin berharap agar para teknisi muda yang telah menyelesaikan kegiatan ini dapat mengimplementasikan setiap ilmu yang mereka peroleh sebagai bekal untuk menghadapi berbagai tantangan tugas di masa depan.
"Para siswa Binteranpil diharapkan dapat menjadi andalan dalam pemeliharaan alutsista, khususnya genset yang mengalami permasalahan (trouble)," sambungnya.
Baca Juga: Latih Kemampuan Angkatan Laut Lebanon, KRI Diponegoro-365 Jadi Tempat Latihan Stage at Sea
Kolonel Tek Dindin juga berharap agar setiap ilmu serta pengalaman yang telah didapatkan oleh para teknisi muda tersebut selama mengikuti Binterampil ini kemudian dapat dibagikan kepada rekan-rekan di satuan. (yas)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































