Tujuh Kadet Australia Ikut Onboard Bersama KRI Bima Suci

Jakarta, IDM -Tujuh perwakilan Kadet Royal Australia Navy (RAN) Collage, kagum dan antusias dengan berbagai kegiatan para taruna Akademi Angkatan Laut (AAL) selama ikut onboard di KRI Bima Suci dalam program "Sister Academy" untuk belajar dan berlatih bersama.
Dikutip dari keterangan Dispenal, Selasa (20/9), para Kadet RAN College memiliki rasa ingin tahu yang tinggi terhadap, budaya, bahasa, dan makanan serta tradisi khas TNI AL,. Mereka turut berpartisipasi dalam setiap kegiatan marching band Genderang Suling maupun latihan kesenian.
Selain itu, para Kadet RAN College juga mengikuti berbagai kegiatan latihan dan belajar taruna AAL, seperti pengenalan kapal, peran layar, pelajaran korps Taruna serta tradisi AAL yang meliputi kegiatan apel divisi jaga, tradisi makan bersama, cara penghormatan, pelajaran tali temali bahkan belajar kesenian budaya Indonesia.
Sebelumnya, "Sister Academy" dilaksanakan dalam pelayaran Satgas Kartika Jala Krida (KJK) yang dipimpin Letkol Laut (P) M Sati Lubis, dari Sidney menuju Crains di bagian timur laut Australia pascaselesai kunjungan selama empat hari di Sidney dengan berbagai kegiatan diplomasi.
KRI Bima Suci membawa 208 personel, terdiri dari 92 anak buah kapal, 102 taruna AAL, dan 14 staf latihan. Pelayaran selama 91 hari melewati rute Surabaya-Jakarta-Singapura-Sabah (Malaysia)-Tual-Townsville (Australia)-Sydney (Australia)-Cairns (Australia)-Darwin (Australia)-Bali-Surabaya, menempuh jarak 11.122 mil laut dan direncanakan kembali ke Indonesia pada 18 Oktober 2022. (at)
Hankam

Dilengkapi dengan Konsol OMC, C-130 Hercules A-1319 Semai 53,1 Ton NaCl di Sumsel
TNI Angkatan Udara memodifikasi pesawat C-130 Hercules A-1319 dengan konsol Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk menanggulangi karhutla, dan telah berhasil menyemai 53,1 ton NaCl dalam 12 sortie di Sumatra Selatan.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































