HANKAM

Tradisi “Wing Day”, Tiga Perwira Terima Brevet Tanda Resmi jadi Penerbang TNI AL

Perwira Penerbang TNI AL
Tiga perwira resmi menjadi penerbang TNI AL setelah menempuh pendidikan selama 18 bulan. (Foto: Dok. Pen Kodiklatal)

Jakarta, IDM – Tiga Perwira Penerbang (Pabang) Angkatan XXIX Tahun 2024 resmi menjadi penerbang atau pilot TNI AL dalam tradisi Wing Day yang digelar di Apron Heli Skuadron Udara 400 Wing Udara 2 Pusat Penerabangan TNI AL (Puspenerbal), Sidoarjo, Jawa Timur, Rabu (29/4).

Mereka adalah Letda Laut (S) M. Alvan Akbar Wardana, Letda Laut (P) Christian Aditya, dan Letda Laut (P) Eko Prasetyo Putra Yudha yang juga menerima brevet penerbang TNI AL.

Ketiga perwira tersebut resmi menjadi penerbang TNI AL setelah menyelesaikan pendidikan penerbang selama 18 bulan di Sekolah Penerbangan Angkatan Laut (Senerbal).

Baca Juga: Pertahanan Semesta di Tengah Ancaman Modern: Urgensi Keterlibatan Seluruh Rakyat

Wakil Komandan Pusat Penerbangan TNI AL (Wadanpuspenerbal) Laksamana Pertama TNI Catur Nur Ardiantoro bertindak sebagai inspektur upacara dalam peringatan Wing Day sekaligus menyematkan brevet penerbang bagi ketiga perwira tersebut.

“Penyematan brevet ini menjadi simbol kehormatan sekaligus tanggung jawab besar yang kini diemban sebagai pengawak udara TNI AL,” tulis siaran pers Dinas Penerangan Kodiklatal, dikutip Kamis (30/4).

Wing Day
Wing Day dimeriahkan dengan atraksi udara berupa flypass pesawat latih Piper Archer. (Foto: Dok. Pen Kodiklatal)

Wing Day kali ini juga dimeriahkan dengan atraksi udara berupa flypass pesawat latih Piper Archer.

Tradisi Wing Day tidak hanya menjadi seremoni kelulusan, tetapi juga mencerminkan keberhasilan proses pendidikan dan pembentukan karakter penerbang yang tangguh, profesional, serta menjunjung tinggi keselamatan terbang.

Baca Juga: Para Dansat TNI Dikumpulkan di Unhan: Terima Pembekalan dari Sejumlah Menteri dan Arahan Panglima TNI

Dengan disematkannya brevet tersebut, para perwira penerbang diharapkan siap mengemban tugas dalam mendukung operasi TNI AL, khususnya dalam memperkuat kemampuan udara sebagai bagian dari sistem senjata armada terpadu.

Sebelumnya, ketiga perwira tersebut telah melaksanakan upacara penutupan pendidikan yang dipimpin Komandan Kodikopsla Laksamana Pertama TNI Avianto Rooswirawan.

Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan tradisi Passing In Parade, sebuah tradisi khas penerbangan TNI AL untuk menyambut kehadiran penerbang baru dalam lingkungan satuan operasional. (nma)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.