HANKAM

TNI Turun Tangan Atasi Krisis Air di Lebanon Selatan

Satgas Yonmek TNI Kontingen Garuda XXIII-S/UNIFIL
TNI dari Satgas Yonmek TNI Kontingen Garuda XXIII-S/UNIFIL turun tangan atasi krisis air di Lebanon Selatan pascakonflik antara IDF ( Israel Defence Force ) dan Hezbollah. (Foto: Penerangan Indobat XXIII)

Jakarta, IDM - TNI dari Satgas Yonmek TNI Kontingen Garuda XXIII-S/UNIFIL turun tangan atasi krisis air di Lebanon Selatan pascakonflik antara IDF ( Israel Defence Force ) dan Hezbollah.

Dilansir keterangan Penerangan Indobat XXIII, Kamis (8/4) Komandan Satgas Yonmek TNI Kontingen Garuda XXIII-S/UNIFIL, Kolonel Inf Raja Gunung Nasution berinisiasi membuat program air gratis yang sangat dibutuhkan untuk masyarakat lokal di seputaran UNP (UN Position) Indobatt.

Baca Juga: Jelang Indo Defence Expo, Wamenhan: Siapkan yang Terbaik

"Kami membuat program "Garuda Prima Water Donations atau Gratis" adalah program yang di inisiasi untuk memberikan Donasi Air bersih kepada desa terdampak, salah satu desa yang diprioritaskan adalah Adchit Al Qusair karena berada diwilayah tanggung jawab Indobatt," kata Gunung.

Ia menjelaskan kegiatan ini merupakan bagian dari kegiatan CIMIC yaitu Community Engagement Walk (CEW). Program donasi air bersih ini akan dilaksanakan secara rutin setiap minggu dengan besaran debit air sejumlah 36.000 liter sehingga perbulan Indobatt akan mendukung air bersih di desa tersebut sejumlah 144.000 Liter.

Baca Juga: KRI Sultan Hasanuddin Uji Kemampuan Senjata dan Sensor di Laut Jawa

Program ini mulai dilaksanakan pada tanggal 6 Mei 2025 yang mendapat sambutan positif dan hangat dari Major (kepala desa) dan masyarakat desa Adchit Al Qusair.

"Kami mengucapkan terima kasih dan rasa hormat yang mendalam kepada Indonesia yang telah mendukung kami air, banyak masyarakat yang belum kembali karena dampak kekurangan air bersih, dengan bantuan Indonesia, insyallah kami akan bangkit dari penderitaan dan keluarga kami serta warga desa berharap bisa kembali ke desa," ungkap Major. (rr)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.