TNI Tambah Dua Kapal LPD Bantu Penanganan Bencana di Sumatra

Jakarta, IDM – TNI menambah kekuatan dua Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) untuk membantu penanganan bencana banjir bandang dan longsor di Sumatra. Dua KRI itu adalah KRI Surabaya-591 dan KRI Makassar-590, yang merupakan kapal jenis landing platform dock (LPD).
“Kami juga ada penambahan dua KRI, dalam hal ini adalah KRI Makassar dan KRI Surabaya,” ujar Wakil Kepala Pusat Penerangan TNI Brigjen Osmar Silalahi dalam konferensi pers di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Selasa (9/12).
Baca Juga: Akses Tiku Sumbar Terputus, TNI AL Bangun Jembatan Masang–Labuan untuk Salurkan Logistik
Kini, TNI AL total mengerahkan 16 KRI dalam penanganan bencana di Sumatra. Terdapat 11 KRI yang sudah beroperasi di wilayah bencana.
Kepala Sub Dinas Penerangan Umum Dinas Penerangan TNI AL Kolonel Laut (P) Bambang Budi Raharjo mengatakan, KRI Surabaya dan KRI Makassar masih dalam persiapan menuju lokasi bencana.

“Untuk sementara yang KRI Makassar masih di Surabaya karena baru mendapat perintah kemarin. Kemudian KRI Surabaya posisinya sedang menuju ke Jakarta,” kata Bambang kepada Indonesia Defense Magazine (IDM), Selasa (9/12).
TNI AL masih menunggu instruksi lanjutan terkait pengerahan dua KRI tambahan tersebut, terutama soal lokasi sandar.
Baca Juga: Menhan Sjafrie Kunjungi Rindam XIV Hasanuddin, Tinjau Kondisi Satuan
“Itu nanti menunggu arahan lebih lanjut, (KRI) bisa mengumpulkan bahan kontak, bisa diberdayakan,” ujar Bambang.
Selain dua KRI tersebut, TNI AL juga telah memberangkatkan kapal tanker KRI Bontang-907 untuk menyuplai bahan bakar. KRI Bontang direncanakan tiba di Sibolga, Sumatra Utara, pada hari ini, Rabu (10/12). (nma)
Hankam

Pengerahan 20 Ribu Prajurit TNI AL ke Jakarta: Siaga Ibu Kota dan Latihan di Tanjung Burung
TNI AL mengerahkan sebanyak 20.980 prajurit ke wilayah DKI Jakarta dan daerah penyangga. Pengerahan skala besar ini berfungsi untuk mempertebal pengamanan objek vital sekaligus mempersiapkan rangkaian latihan pendaratan amfibi.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































