TNI Punya PDL Baru, akan Dipakai Serentak 5 Oktober

Jakarta, IDM – TNI memiliki pakaian dinas lapangan (PDL) baru mirip dengan warna seragam komponen cadangan (komcad).
Motif PDL TNI juga telah ditetapkan melalui Keputusan Panglima TNI tentang pengesahan perubahan motif pakaian dinas lapangan TNI tertanggal 27 September 2025.
Baca Juga: TNI AL Siapkan Empat KCR Baru Gantikan Kapal Lama, Dua Unit Dibangun di Turki
Wakil Panglima TNI Jenderal Tandyo Budi Revita dan Wakil Kepala Staf TNI AD (Wakasad) Letjen Muhammad Saleh Mustafa telah mengenakan PDL baru tersebut saat acara serah terima obat-obatan produksi pabrik pertahanan negara di Kementerian Pertahanan RI, Jakarta Pusat, Rabu (1/10).
Rencananya, PDL baru itu akan dipakai serentak pada puncak perayaan hari ulang tahun (HUT) ke-80 TNI di Monumen Nasional, Jakarta Pusat, 5 Oktober mendatang.
“Iya, ini sebelumnya dari keputusan Bapak Panglima, kita pakai ini bersama Wakasad. Dan nanti tanggal 5 Oktober semuanya sudah pakai ini,” ujar Tandyo Budi.
PDL baru itu secara bertahap akan menggantikan PDL TNI yang bermotif loreng malvinas sejak tahun 1982.
Baca Juga: Persyaratan Tinggi-Umur Tamtama dan Bintara TNI AD Diubah, Wakil Panglima TNI: Butuh Banyak Pasukan
Wakil Panglima TNI menyebutkan, motif PDL yang baru akan membuat prajurit lebih tersamarkan saat di hutan.
“Jadi kalau kita masuk ke hutan dan sebagainya, ini lebih tersamar,” kata Tandyo. (nma)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































