HANKAM

TNI Percepat Pembangunan Huntara untuk Penyintas Erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki

Kodim 1624/Flotim
TNI melalui Kodim 1624/Flotim percepat penanganan pasca-erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki dengan melanjutkan pembangunan hunian sementara (huntara) bagi warga terdampak. (Foto: Pendam IX/Udayana)

Jakarta, IDM - TNI melalui Kodim 1624/Flotim percepat penanganan pasca-erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki dengan melanjutkan pembangunan hunian sementara (huntara) bagi warga terdampak. Upaya ini merupakan bagian dari dukungan TNI terhadap pemerintah daerah dalam percepatan rehabilitasi pascabencana.

Dilansir keterangan dari Pendam IX/Udayana, Sabtu (21/6) Komandan Kodim 1624/Flotim Letkol Inf M. Nasir Simanjuntak mengatakan bahwa proses pembangunan dilaksanakan secara bergotong royong bersama masyarakat dan pihak terkait. Prioritas diberikan kepada keluarga yang masih tinggal di posko pengungsian agar segera menempati hunian yang lebih layak dan aman.

Baca Juga: Paris Air Show 2025: TNI AL Jajaki Teknologi UAV hingga Rudal Helikopter Pabrikan Eropa

Sejak fase tanggap darurat, TNI aktif dalam evakuasi, distribusi logistik, hingga pelayanan kesehatan dasar. Kini, pembangunan huntara menjadi bentuk komitmen Kodim Flotim dalam menjamin hak dasar penyintas, sekaligus membangun harapan baru pascabencana melalui sinergi lintas sektor.

Tekankan Disiplin Warga di Zona Bahaya

Pangdam IX/Udayana, Mayjen TNI Piek Budyakto meminta warga di sekitar Gunung Lewotobi Laki-laki untuk disiplin di zona bahaya. Hal ini dikatakannya saat kunjungan kerja ke wilayah terdampak erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki di Kabupaten Flores Timur, Jumat (20/6/2025).

Baca Juga: TNI Perkuat Kerja Sama Logistik dengan Militer Australia

"Warga harus disiplin dan pentingnya menjaga keselamatan dan mematuhi larangan memasuki radius bahaya erupsi," kata Budyakto.

Pada kesempatan tersebut ia pun melakukan peninjauan ke Pos Pemantauan Gunung dan menerima paparan teknis dari PVMBG terkait status Awas gunung tersebut. Mengakhiri kunjungannya, Pangdam mengikuti rapat koordinasi bersama Forkopimda Flores Timur untuk memperkuat sinergi antarlembaga. Ia menegaskan bahwa TNI akan terus berada di garda terdepan dalam mendukung penanganan bencana secara cepat dan terpadu. (rr)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.