TNI AL menyiagakan kapal perang KRI Lepu-861 di perairan Selat Sunda, Selasa (8/9). Langkah ini untuk memantau erupsi Gunung Anak Krakatau sekaligus memastikan keamanan jalur pelayaran kapal yang melintas.
Pangkalan TNI AL (Lanal) Banten menerjunkan personel untuk menyisir kawasan pesisir Merak hingga perairan Banten, Senin (7/9). Aksi ini merespons semburan abu vulkanik Gunung Anak Krakatau yang mulai menjangkau area pelabuhan dan jalur pelayaran.
Personel Divisi Infanteri 2/Kostrad dikerahkan untuk membantu warga yang menjadi korban erupsi Gunung Semeru dalam mengevakuasi aset serta barang-barang yang masih dapat diselamatkan di Desa Supiturang, Lumajang, Jawa Timur, Kamis (27/11). Sejak pagi, para prajurit diterjunkan ke sejumlah titik terdampak untuk membantu warga memindahkan barang rumah tangga dan dokumen penting yang terjebak di area berisiko. Kehadiran mereka disambut hangat oleh masyarakat yang masih berada dalam kondisi cemas akibat peningkatan aktivitas vulkanik gunung tertinggi di Pulau Jawa tersebut.
Prajurit TNI bergerak cepat merespons situasi pascaerupsi Gunung Semeru, Jawa Timur. Tim Aju Setiap Saat Siap Bergerak (S3B) Divisi Infanteri (Divif) 2/Kostrad bersama prajurit Koramil 0821-14/Pronojiwo melaksanakan peninjauan lapangan di Desa Supiturang, Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang, Sabtu (22/11).
TNI melalui Kodim 1624/Flotim percepat penanganan pasca-erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki dengan melanjutkan pembangunan hunian sementara (huntara) bagi warga terdampak. Upaya ini merupakan bagian dari dukungan TNI terhadap pemerintah daerah dalam percepatan rehabilitasi pascabencana.
Setiap harinya, dapur lapangan Denbekang XV/2.A Ternate memasak sebanyak 1.500 porsi makanan untuk pengungsi erupsi Gunung Ibu di Ternate dengan menu yang bervariasi.
Prajurit Pangkalan Angkatan Laut (Lanal) Maumere membantu proses pemulangan ribuan korban erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki di posko pengungsian Waigete, Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT), Jumat (29/11).
Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Wahyu Yudhayana mengatakan TNI AD telah mengerahkan 169 personel untuk membantu bencana erupsi gunung Lewotobi Laki-laki di Kabupaten Flores Timur, NTT.